📅 Sabtu, 25 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Hacker Palsukan 1.627 Deposit Solana Senilai $41,7 Juta - Begini Cara Across Protocol Menekan Kerugian Jadi $4 Juta

Hacker Palsukan 1.627 Deposit Solana Senilai $41,7 Juta - Begini Cara Across Protocol Menekan Kerugian Jadi $4 Juta

Satu celah di perangkat lunak pembaca data nyaris membuat Across Protocol kehilangan puluhan juta dolar dalam waktu satu jam. Menurut laporan post-mortem resmi pada 17 Juli 2026, serangan yang berlangsung antara pukul 05:07 hingga 06:14 UTC itu mencoba mengelabui sistem dengan 1.627 deposit palsu dari jaringan Solana.

Pelaku menggunakan 1.627 wallet Solana sekali-pakai untuk mengirimkan instruksi palsu. Nilai nominal yang mereka klaim mencapai $41,7 juta, tersebar ke 18 blockchain tujuan yang berbeda. Semua aliran dana siluman ini diarahkan ke satu alamat penerima di jaringan EVM. Tapi karena Across beroperasi dengan model relayer, serangan ini tidak langsung menyedot uang dari brankas protokol.

Risk Labs selaku operator relayer sempat memenuhi 581 permintaan atau sekitar 35,7% dari total klaim penipu. Untuk menalangi transfer ini, mereka mengeluarkan sekitar $4,5 juta dari modal sendiri sebelum menyadari ada yang tidak beres dan langsung menghentikan operasi Solana. Langkah ini membatalkan 1.046 permintaan tersisa dan mencegah pembayaran tambahan senilai $37 juta.

Kerugian kotor yang diderita Risk Labs ikut menyusut karena sekitar $500.000 dana milik penyerang tersangkut di dalam protokol. Setelah dikurangi, kerugian bersih ditekan hingga di bawah angka $4 juta, nominal yang bisa ditanggung tanpa menyentuh uang nasabah.

Bukan Kelemahan Smart Contract

Across menegaskan masalah ini berakar dari kelemahan di perangkat lunak off-chain pembaca event milik Risk Labs, bukan dari kerentanan smart contract. Jaringan Solana sendiri sama sekali tidak dikompromi. Perbaikan kode untuk menambal celah ini langsung diluncurkan sekitar lima jam setelah serangan terjadi.

Dalam waktu 12 jam, layanan lintas-jaringan untuk Solana kembali pulih dengan menggunakan Circle CCTP sebagai rute sementara. Semua transfer dari pengguna yang sah dipastikan selesai atau mendapat pengembalian dana penuh pada hari kejadian. Rekor Across yang telah memproses transaksi senilai $34 miliar tanpa catatan kehilangan dana nasabah tetap bertahan.

Odos Protocol Mendadak Tutup Setelah 4 Tahun Beroperasi - Tapi Token ODOS Justru Dibiarkan Tetap Hidup📌 Baca JugaOdos Protocol Mendadak Tutup Setelah 4 Tahun Beroperasi - Tapi Token ODOS Justru Dibiarkan Tetap Hidup

Apa Dampaknya ke Pasar?

Insiden ini terjadi saat token asli protokol, ACX, sedang berada di titik terendah. Token ini diperdagangkan di kisaran $0,041 dengan kapitalisasi pasar $29 juta, anjlok lebih dari 97% dari rekor harga tertingginya. Meski begitu, program pembelian kembali atau buyback token ACX terus berjalan tanpa hambatan, sementara aliran dana Solana saat ini masih diarahkan melalui CCTP.

Sistem keamanan berlapis kali ini berhasil menjaga brankas utama, tapi kejadian ini menjadi pengingat mahal bahwa pembaca data off-chain bisa menjadi celah masuk yang mematikan.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share