Payward, induk perusahaan bursa kripto Kraken, resmi mengakuisisi Saldo Bank yang berbasis di Lithuania. Langkah ini menjadikan Payward sebagai entitas aset digital pertama yang mengakuisisi bank berlisensi penuh di kawasan Eropa, menurut laporan Financial Times.
Pembelian ini ditujukan untuk memperluas layanan pinjaman dan penerbitan kartu di pasar Eropa. Saldo Bank mengantongi lisensi perbankan Uni Eropa sejak 2021, dengan portofolio layanan mencakup pinjaman konsumen, pembiayaan bisnis, serta deposito berjangka. Terkait nilai kesepakatan, kedua pihak sepakat untuk tidak mengungkap nominal transaksi kepada publik.
Menyatukan Kas, Kripto, dan Kredit
Akuisisi perbankan ini menjadi fondasi bagi arah baru Kraken. Co-CEO Payward Arjun Sethi mengungkapkan rencana perusahaan untuk mengintegrasikan kas, aset kripto, saham tokenisasi, dan fasilitas kredit ke dalam satu ekosistem terpadu.
Skema integrasi dirancang agar nasabah dapat meminjam dana maupun meminjamkan aset tanpa perlu menjual simpanan kripto yang mereka miliki. Dengan menggandeng infrastruktur perbankan berlisensi, Kraken berupaya menghubungkan transaksi mata uang fiat dengan ekosistem aset digital langsung dalam satu platform.
Langkah merambah industri perbankan konvensional bukan hal baru bagi perusahaan yang berbasis di San Francisco ini. Pada Mei lalu, Payward telah mengajukan izin national trust company charter kepada regulator perbankan federal Amerika Serikat, Office of the Comptroller of the Currency (OCC).
Rentetan Akuisisi dan Penundaan IPO
Pembelian Saldo Bank melengkapi rangkaian aksi korporasi Payward dalam beberapa bulan terakhir. Pada April, perusahaan membeli bursa derivatif Bitnomial senilai $550 juta. Sebulan berselang, tepatnya pada Mei, Payward mengeluarkan dana $600 juta untuk mengakuisisi Reap Technologies, penyedia pembayaran stablecoin yang berbasis di Asia.
Kendati kesepakatan sudah diumumkan, proses akuisisi Saldo Bank belum selesai sepenuhnya. Transaksi ini masih harus menunggu persetujuan dari regulator terkait dan ditargetkan rampung pada 2027.
Linimasa perizinan itu berimbas pada agenda publik Kraken. Rencana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) yang didaftarkan rahasia pada November tahun lalu kini resmi ditunda, dengan jadwal tercepat bergeser ke kuartal kedua 2027.
๐ Baca JugaRipple Gandeng Sekuritas Pertama di Korea Selatan - Uji Kustodi Pasar Modal Tanpa Kewajiban Pakai XRP
Bagi pelaku pasar maupun nasabah ritel, langkah Payward memperlihatkan batas antara bursa kripto dan bank konvensional yang makin tipis. Namun dengan target regulasi dan jadwal IPO yang sama-sama mengarah ke 2027, pengguna masih harus menunggu setidaknya dua tahun untuk melihat wujud utuh dari integrasi layanan ini.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Bank Korea Selatan Mulai Kucurkan Pinjaman Beragunan Bitcoin - Tapi Koinnya Tak Boleh Masuk Neraca
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




