Dua institusi keuangan terbesar Rusia menetapkan tanggal yang sama untuk masuk ke pasar aset digital. Moscow Exchange (Moex) dan Sberbank bersiap mengaktifkan perdagangan Bitcoin, Ethereum, dan USDT mulai 1 Desember 2026. Direktur Senior Moex Boris Blokhin mengumumkan jadwal itu pada 8 Oktober, sekaligus menegaskan bahwa bursa utama negara itu tidak membutuhkan izin maupun lisensi tambahan untuk memulai transaksi.
Moex menunjuk mitra digital depository sebagai tempat peserta pasar membuka rekening perdagangan. Pada saat yang sama, Bank Rusia menerbitkan izin bursa kripto bagi Sberbank, menyusul pendaftaran depository digital yang sudah dikantongi bank itu sejak awal Oktober. Status ganda sebagai exchange sekaligus depository ini memperkuat posisi Sberbank di pasar modal domestik. Namun integrasi sistem perbankan konvensional ke aset kripto ini datang bersama batasan regulasi yang ketat.
Kanal Akses dan Pembagian Kuota Investor
Sberbank menyiapkan peluncuran produk kripto perdananya langsung ke tiga aplikasi yang sudah dipakai nasabah: SberBank Online, SberInvestments, dan SberBusiness. Pilihan aset pada tahap awal mencakup tiga instrumen: Bitcoin, Ether, dan USDT. Kehadiran Sberbank menggenapkan daftar operator bursa terdaftar di Bank Rusia menjadi sepuluh entitas. Nama VTB dan T-Invest Lab sudah lebih dulu mengisi register exchange, sedangkan VTB dan Atomyze terdaftar pada kategori depository.
Aktivitas seluruh platform ini bersandar pada kerangka perdagangan kripto terregulasi Rusia yang mulai berlaku sejak 1 September 2026. Regulasi itu mencakup aktivitas trading, custody, hingga penyelesaian transaksi lintas batas di bawah pengawasan bank sentral. Dari aturan main baru itu, regulator membagi perlakuan pemodal: investor non-kualifikasi dibatasi membeli maksimal 300.000 rubel kripto per tahun per perantara. Sebaliknya, investor kualifikasi bebas dari plafon nominal, asalkan lulus uji kelayakan resmi.
Hambatan Sanksi dan Batas Pasar
Langkah ekspansi Sberbank tetap berhadapan dengan sanksi pemblokiran penuh dari Amerika Serikat yang berlaku sejak April 2022 lewat Executive Order 14024. Ketentuan hukum sanksi itu melarang segala bentuk transaksi yang melibatkan warga negara maupun lembaga asal AS. Likuiditas yang dibuka Sberbank dan Moex bergerak di dalam lingkaran tertutup yang terpisah dari ekosistem perbankan barat.
Bagi pelaku pasar kripto global, keputusan Rusia mengintegrasikan Bitcoin ke bursa efek dan bank terbesar memperlihatkan arah pemanfaatan kripto untuk kebutuhan transaksi domestik serta penyelesaian lintas batas. Namun bagi investor internasional, garis batas yurisdiksi tetap kaku: infrastruktur baru ini dirancang melayani kepentingan pasar lokal di bawah kendali bank sentral, bukan sebagai pintu masuk spekulasi tanpa kepatuhan regulasi.
๐ Baca JugaBank Korea Selatan Mulai Kucurkan Pinjaman Beragunan Bitcoin - Tapi Koinnya Tak Boleh Masuk Neraca
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




