Office of the Comptroller of the Currency (OCC) memberikan persetujuan kondisional kepada World Liberty Financial (WLF) untuk beroperasi sebagai bank kepercayaan nasional. Entitas kripto yang 38% ekuitasnya dikuasai oleh kelompok bisnis keluarga Presiden Trump ini akan segera beroperasi dengan nama World Liberty Trust Company, National Association. Rencana bisnis perusahaan mencakup penerbitan stablecoin berbasis dolar AS, sekaligus menyediakan layanan kustodi aset digital yang berpusat pada perputaran token USD1 mereka.
Lampu hijau dari regulator ini tidak lahir di ruang hampa. Keputusan OCC langsung memicu pusaran konflik politik di Washington, mengingat Presiden Trump beserta tiga putranya berafiliasi erat dengan operasional WLF.
Kenapa Keputusan OCC Disorot Tajam
Sorotan utama jatuh pada Kepala OCC, Jonathan Gould, yang dicalonkan langsung oleh Trump pada 2025. Relasi struktural ini memicu tuduhan konflik kepentingan, terutama ketika izin aplikasi trust charter WLF meluncur pasca-rentetan aliran modal asing bernominal besar ke dalam perusahaan keluarga presiden itu.
Pada Januari 2025, perusahaan investasi Abu Dhabi milik Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan dilaporkan menyuntikkan dana $500 juta demi mengambil alih 49% saham WLF. Manuver yang melibatkan modal Timur Tengah ini disusul oleh langkah entitas lain asal Uni Emirat Arab, MGX, yang diketahui meminjam stablecoin USD1 terbitan WLF untuk menanamkan modal sebesar $2 miliar di bursa Binance. Perputaran uang ini makin memancing rentetan pertanyaan publik tak lama setelah Trump menjatuhkan grasi kepada mantan CEO Binance, Changpeng Zhao.
Langkah Balasan dari Senat
Merespons konstelasi kebijakan perbankan yang baru ini, Senator Elizabeth Warren turun gelanggang mengusulkan rancangan undang-undang Ending Presidential Corruption in Banking Act. Sepuluh senator Demokrat merapatkan barisan mendukung RUU ini sebagai respons atas apa yang dilabeli Warren sebagai tindakan self-dealing paling terang-terangan yang pernah terjadi di dalam sistem keuangan Amerika Serikat.
📌 Baca JugaFireblocks Rekrut Mantan Bos SEC Jadi Pelobi Utama - Tapi Ini Sebenarnya Taruhan Mengamankan Dominasi Stablecoin
Di luar kontroversi spesifik seputar WLF, lembaga OCC belakangan giat membuka jalur bagi entitas kripto untuk merangsek ke sistem perbankan. Sejak Desember 2025, regulator ini turut menyetujui aplikasi serupa dari pemain besar pasar seperti Circle, Ripple Labs, Crypto.com, dan Coinbase.
Ujian Independensi Perbankan
Bagi sektor aset digital, deretan izin dari OCC dalam satu tahun terakhir membuktikan bahwa produk seperti stablecoin perlahan diakui sebagai infrastruktur keuangan reguler. Namun bagi pembayar pajak dan konstituen politik, relasi bisnis keluarga yang membaur dengan lisensi negara menjadi alarm bahaya. Bila perusahaan yang terafiliasi langsung dengan presiden bisa menembus izin dari regulator di bawah kepemimpinan pejabat pilihan presiden, pertaruhan terbesarnya bukanlah nasib adopsi kripto - melainkan wibawa pengawasan perbankan itu sendiri.
Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




