📅 Kamis, 30 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Kripto Robinhood Anjlok 38% dan Trader Kecil Telan Rugi - Tapi Whale Ini Justru Tarik $76 Juta ETH dari Binance

Kripto Robinhood Anjlok 38% dan Trader Kecil Telan Rugi - Tapi Whale Ini Justru Tarik $76 Juta ETH dari Binance

Satu dompet besar bergerak melawan arus. Wallet 0x2d59 menarik 40.000 ETH senilai $76,58 juta dari Binance hanya dalam waktu 30 menit. Menurut laporan dari akun analitik on-chain @lookonchain di X, langkah ini dinilai sebagai sinyal bullish dari kelompok uang pintar. Akumulasi whale ini terjadi saat pasar justru sedang berdarah. Harga Ethereum dan aset kripto lain tertekan hebat oleh sentimen makro, mulai dari eskalasi konflik Iran-AS, lonjakan harga minyak hingga 7%, sampai rontoknya bursa saham Amerika Serikat.

Dua Nasib yang Berlawanan

Langkah agresif entitas besar ini berbanding terbalik dengan kondisi pelaku pasar ritel. Di sisi lain, seorang trader yang membeli 3.128 ETH senilai $5,95 juta enam bulan lalu akhirnya menyerah. Trader ini memindahkan seluruh keping Ethereum miliknya ke bursa Coinbase untuk dijual dengan posisi rugi lebih dari $3,87 juta, atau minus 40% dari harga beli awal.

Kejadian ini memperlihatkan divergensi yang tegas di bursa kripto. Para pemain bermodal tebal memanfaatkan kepanikan harga untuk menyedot pasokan Ethereum, sementara trader ritel melakukan aksi jual paksa akibat kerugian portofolio yang terus membesar.

Sinyal Kontras dari Wall Street

Tekanan transaksi pada sektor ritel ini sejalan dengan data laporan keuangan terbaru dari Robinhood. Perusahaan pialang ini mencatat pendapatan kripto kuartal kedua tahun 2026 merosot 38% dibandingkan tahun sebelumnya, turun dari $160 juta menjadi $100 juta. Menyusutnya minat transaksi kripto nasabah ikut menekan harga saham Robinhood (HOOD) hingga turun sekitar 4% di luar jam perdagangan normal, meskipun perolehan laba per saham mereka mengalahkan ekspektasi Wall Street.

Namun, Robinhood tertolong oleh produk mereka yang lain. Aktivitas nasabah pada perdagangan kontrak opsi, saham biasa, dan pasar prediksi melonjak naik dan mengkompensasi kerugian dari divisi kripto.

Membangun Infrastruktur di Tengah Sepi

Meski volume ritel kripto sedang lesu, Robinhood tetap melebarkan sayap bisnis web3 mereka. Perusahaan ini merilis jaringan blockchain baru bernama Robinhood Chain yang memfasilitasi transaksi saham Amerika Serikat dalam bentuk token khusus untuk pelanggan di kawasan Eropa. Jaringan ini terbukti diminati dan langsung mencatatkan volume perdagangan harian mencapai ratusan juta dolar pada platform desentralisasi.

Morgan Stanley Resmi Buka Perdagangan ETF Ethereum di NYSE - Sementara Whale Sibuk Pindahkan 40.000 ETH dari Binance📌 Baca JugaMorgan Stanley Resmi Buka Perdagangan ETF Ethereum di NYSE - Sementara Whale Sibuk Pindahkan 40.000 ETH dari Binance

Langkah ekspansi ini ditambah dengan peluncuran fitur Agentic Trading. Perangkat ini mengizinkan pengguna untuk menghubungkan asisten kecerdasan buatan dari aplikasi pihak ketiga langsung ke dalam akun pialang mereka. AI ini bertugas memantau pergerakan harga aset sekaligus mengeksekusi pesanan beli dan jual tanpa intervensi manual.

Momen panik kerap menjadi ruang perpindahan kekayaan. Saat pelaku pasar kecil berebut jalan keluar demi membatasi kerugian, entitas institusional justru sibuk menyerap aset murah dan merakit teknologi untuk siklus berikutnya.

Dilansir dari @lookonchain di X.

Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share