Ripple mengonfirmasi sejumlah manajer aset dan proyek komersial bersiap memanfaatkan fitur transaksi baru bernama Batch V1.1 di XRP Ledger. Pembaruan aturan dasar jaringan kini mengantongi persetujuan 30 dari total 35 validator ekosistem, melewati ambang batas minimum 28 suara atau 80% persyaratan konsensus operasional.
Periode hitung mundur aktivasi 14 hari telah berjalan sejak 15 September 2026 pukul 14:06 UTC. Amandemen teknis dijadwalkan beroperasi penuh pada 29 September 2026, dengan catatan dukungan kuorum mayoritas validator tidak melorot di bawah batas aman selama sisa masa tunggu penetapan.
Eksekusi Serempak atau Batal Total
Fitur Batch V1.1 merombak arsitektur instruksi dengan kemampuan menyatukan maksimal delapan transaksi terhubung ke dalam satu operasi tunggal. Proses pengeksekusian perintah baru ini mengadopsi prinsip atomik all-or-nothing, sebuah protokol pengaman yang memastikan tidak akan ada penyelesaian transaksi yang menggantung.
Seluruh urutan baris pesanan dalam kelompok pemrosesan wajib tereksekusi tuntas bersamaan di buku besar. Apabila sistem jaringan mendeteksi kegagalan validasi pada satu baris transaksi saja, mesin langsung membatalkan keseluruhan paket kesatuan tanpa menyisakan catatan riwayat eksekusi setengah jalan di rantai blok.
Bagaimana Bursa Kripto Memanfaatkannya?
Mekanisme pembatalan mutlak itu menjadi syarat teknis utama guna menjalankan skema pengiriman bayar-di-tempat atau delivery-versus-payment (DvP) yang menautkan pemindahan aset murni dan transfer pelunasan uang. Dua entitas berbeda yang saling bertukar nilai tak lagi membutuhkan jasa lembaga penengah terpusat, sebab infrastruktur bawaan jaringan menjamin uang dikirimkan presisi tepat bersamaan momen penyerahan aset.
Bagi pengembang komersial di bursa kripto, platform penyedia dompet digital, hingga penyelenggara marketplace, skema transaksi baru ini memberikan efisiensi alur bisnis harian. Pemilik layanan bebas menyematkan instruksi potongan biaya platform langsung ke inti kerangka transaksi pengguna lewat siklus penyelesaian operasi tunggal yang ringkas.
๐ Baca JugaHyperliquid Rilis Fitur Pinjam USDC Jaminan Bitcoin - $269 Juta Langsung Tersedot, HYPE Tembus Rekor $92,56
Ayo Akinyele, Head of Engineering di RippleX, menyebut tim inti pengembang terus menjalin kolaborasi dengan deretan manajer aset utama demi mempercepat implementasi rilis menuju tahapan produksi massal. Bagi barisan ekosistem pemain institusi keuangan, jaminan penyelesaian pesanan mutlak di ranah blockchain publik adalah pondasi kepastian hukum dan operasional, bukan sekadar pelengkap teknis.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Sebelumnya: Ripple Pasang XRP dan RLUSD ke Standar AI Stripe - Buka Jalan untuk Agen Mesin Bertransaksi Sendiri
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




