Mastercard akhirnya menyentuh garis akhir dari salah satu kesepakatan terbesarnya tahun ini. Perusahaan jaringan pembayaran ini resmi merampungkan akuisisi BVNK pada 3 Agustus 2026 dengan nilai total mencapai $1,8 miliar. Angka itu sudah mencakup pembayaran kontingen sebesar $300 juta yang disepakati sejak pengumuman awal akuisisi ini pada bulan Maret lalu.
Langkah ini lebih dari sekadar pergantian kepemilikan. BVNK membawa serta infrastruktur API yang dirancang khusus untuk pembayaran stablecoin, transfer lintas batas, proses penyelesaian akhir, hingga manajemen operasi treasury. Perusahaan infrastruktur kripto yang beroperasi dari London dan San Francisco ini juga telah mengamankan berbagai lisensi di banyak yurisdiksi. Dengan rampungnya kesepakatan, akuisisi ini memposisikan stablecoin sebagai rel pembayaran tambahan langsung di dalam jaringan Mastercard, bukan lagi sistem terpisah yang berdiri di luar.
Pertaruhan di Jalur B2B
Integrasi infrastruktur kripto ini mempertegas arah pergerakan uang institusional. Chief Product Officer Mastercard, Jorn Lambert, menekankan bahwa stablecoin semakin menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Penggunaan aset ini mulai merambah ranah pembayaran B2B lintas batas, remitansi internasional, hingga kelancaran arus treasury perusahaan.
Bagi Lambert, masa depan sistem keuangan tidak akan berjalan di satu jalur eksklusif. Ia memproyeksikan fiat konvensional, stablecoin, deposito tokenisasi, serta berbagai bentuk nilai lain akan hidup berdampingan dalam satu sistem pembayaran yang terhubung utuh. Mastercard sendiri terus menambah pijakannya di area ini. Pada Juni lalu, mereka ikut bergabung dengan Visa, Coinbase, dan lebih dari 140 bisnis lain untuk mendukung pengembangan inisiatif Open USD stablecoin.
Manuver yang Ditanggapi Dingin
Sebelum masuk ke bawah payung Mastercard, BVNK sudah mengumpulkan modal dari deretan investor besar. Penyokong mereka sebelumnya mencakup Concentric, Tiger Global, Haun Ventures, hingga sayap investasi korporasi seperti Visa Ventures, Citi Ventures, dan Coinbase Ventures.
Kedekatan Mastercard dengan BVNK juga sudah terjalin sebelum kesepakatan ini selesai. Pada Juni 2026, Mastercard meluncurkan Agent Pay for Machines, sebuah proyek yang digarap bersama Coinbase, Ripple, Solana Foundation, dan BVNK. Namun, rangkaian kolaborasi ini belum cukup memanaskan sentimen pasar.
📌 Baca JugaCircle Borong 1.000 Paten Blockchain IBM - Tapi Langkah Bungkam Mereka Bikin Startup Kripto Waspada
Saham Mastercard ditutup di level $570,97, turun 0,4%. Investor tampak merespons dingin penyelesaian transaksi miliaran dolar ini. Jaringan tradisional mulai mencaplok infrastruktur kripto dari dalam, tetapi pemegang saham sepertinya masih menunggu bukti nyata bahwa rel baru ini bisa mencetak untung sebelum ikut bersorak merayakannya.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




