Saham Gemini Space Station (GEMI) telah anjlok sekitar 80% dari harga penawaran umum perdananya. Pelemahan harga saham ini memangkas kapitalisasi pasar perusahaan hingga jatuh di kisaran $753 juta.
Di tengah kondisi ini, penilaian pesimis sempat ditujukan pada bisnis pertukaran aset mereka. Seorang investor modal ventura menilai teknologi bursa spot Gemini minim diferensiasi apabila disandingkan dengan deretan platform pesaing. Meskipun bisnis pertukaran intinya terus menyusut, Gemini memegang infrastruktur hukum yang kokoh. Deretan lisensi regulasi milik anak perusahaannya dinilai jauh lebih berharga dibandingkan bisnis spot utamanya. Bagi pihak kompetitor, proses membangun kepatuhan hukum dari nol di Amerika Serikat terbukti menelan biaya lebih mahal dan menyita waktu jauh lebih lama ketimbang mengakuisisi perusahaan bursa yang sudah berizin.
Membeli Pintu Masuk Amerika
Faktor kelengkapan regulasi ini akhirnya memancing usulan kesepakatan lintas entitas. Direktur riset aset digital dari ARK Invest, Lorenzo Valente, melontarkan gagasannya lewat X bulan lalu. Ia berargumen bahwa Hyperliquid - sebuah platform perdagangan perpetual offshore - sebaiknya mengambil alih Gemini. Lewat manuver akuisisi, Hyperliquid otomatis menjadikan Gemini sebagai pintu masuk Amerika Serikat yang terregulasi untuk menawarkan instrumen futures perpetual maupun pasar prediksi kepada pengguna lokal.
Penting digarisbawahi bahwa perbincangan ini murni datang dari analisis pihak ketiga. Tidak ada indikasi bahwa Hyperliquid sedang aktif bernegosiasi atau menyusun penawaran untuk mengakuisisi Gemini. Jika kelak perusahaan mendapat pinangan pembelian resmi, struktur kepemilikan internal Gemini dipercaya akan memperlancar tahap negosiasi. Adanya kekuatan kendali hak suara yang terpusat dominan pada dua bersaudara Winklevoss disebut sanggup menyederhanakan tahap pengambilan keputusan dalam kesepakatan tahap akhirnya.
Tren Akuisisi Mengincar Izin
Daya tarik lisensi milik Gemini mewakili arah pergeseran tren merger dan akuisisi (M&A) di industri kripto. Pihak pembeli mulai membiasakan pembayaran premium demi merengkuh infrastruktur regulasi, jaringan distribusi, dan akses pasar baru - bukan lagi sekadar memburu angka volume transaksi harian. Keputusan dengan motif pembelian semacam ini sudah terealisasi Juli lalu, saat Keyrock mengambil alih aset perdagangan milik BlockFills dengan sasaran tunggal mengamankan lisensi kepatuhannya.
๐ Baca JugaBinance Wallet Buka Akses Token Pre-IPO di PancakeSwap - Eksposur Ekonomi Tanpa Hak Saham
Pola konsolidasi demi kepemilikan izin ini gencar didorong para pemain institusional lain. Ondo dikabarkan sedang berada dalam proses penjajakan menuju sebuah kesepakatan yang nilainya berpotensi menyentuh angka $500 juta. Di sudut industri yang lain, LMAX dan B2C2 juga diketahui terus meraba kemungkinan penandatanganan transaksi strategis mereka. Bisnis perdagangan bursa spot mungkin mulai jenuh, tetapi kepemilikan dokumen lisensi resmi tetap menjadi jalan pintas paling memikat bagi entitas asing yang bersiap berekspansi. Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Coinbase Ajukan Trading 24 Jam untuk 50 Saham Wall Street - Tanpa Hak Milik dan Tanpa Kedaluwarsa
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




