Pilihan bagi perusahaan kripto di Pakistan kini menyempit jadi dua: urus izin sekarang atau tutup bulan depan. Otoritas Aset Virtual Pakistan (PVARA) resmi membuka portal lisensi, mematok batas waktu hingga 5 September 2026 bagi bursa yang sudah beroperasi untuk segera mengantongi sertifikat resmi.
Aturan ini mengikat entitas yang sudah menjalankan bisnisnya sejak atau sebelum 5 Maret lalu. Mereka diwajibkan mengajukan No-Objection Certificate (NOC). Jika lewat dari tenggat 5 September tanpa mengirimkan permohonan, operasi perusahaan akan langsung diklasifikasikan sebagai pelanggaran hukum.
Cakupan Izin dari Bursa Hingga Kustodi
Framework perizinan ini merangkum hampir semua aspek ekosistem aset digital di negara itu. Kewajiban lisensi berlaku penuh untuk bursa, layanan kustodi, broker-dealer, platform lending, perdagangan derivatif, manajemen aset, hingga penerbitan token dan layanan terkait mining. Untuk memfasilitasi transisi ini, PVARA menawarkan dua jalur pendaftaran, yakni NOC pathway untuk bisnis yang sudah berjalan dan regulatory sandbox khusus untuk menguji produk baru.
Langkah penertiban ini sebenarnya bukan hal yang baru bagi pemain besar tertentu. Binance dan HTX tercatat sudah menerima izin NOC sejak Desember 2025, mendahului tenggat waktu yang kini dibebankan ke seluruh pelaku pasar lokal.
Jalan Terbuka ke Sistem Perbankan
Pondasi hukum untuk regulasi ini dikukuhkan pada bulan Maret 2026 ketika parlemen mengesahkan Virtual Assets Act. Undang-undang itu menetapkan PVARA sebagai regulator statutory penuh. Menyusul pengesahan itu, kerangka kerja perizinan disusun dan difinalisasi setelah melewati rentang konsultasi publik antara 11 Juni hingga 2 Juli 2026.
๐ Baca JugaBos Ripple Sebut Aturan Kripto AS Tinggal Selangkah - Tapi Kuncinya Ada di 60 Suara Senat
Imbalan bagi perusahaan yang patuh kini jauh lebih jelas. Bank Sentral Pakistan sudah mengizinkan perbankan untuk memberi layanan rekening kepada penyedia layanan aset virtual (VASP) yang berlisensi. Izin ini mencakup pembukaan rekening client-money yang terpisah dari aset perusahaan.
Standar Baru Pasar Kripto Pakistan
Untuk mengamankan legalitas, PVARA menuntut standar kepatuhan yang ketat. Framework ini mewajibkan setiap platform melakukan pemisahan mutlak antara aset nasabah dengan aset perusahaan. Otoritas juga mewajibkan standar perlindungan konsumen, tata kelola operasional, keamanan siber, ketahanan sistem, serta kontrol anti-pencucian uang dan pendanaan terorisme (AML/CFT).
Batas waktunya terus berjalan mundur. Mulai 6 September, pasar kripto Pakistan hanya akan menyediakan ruang bagi entitas yang bersedia mematuhi aturan main pemerintah. Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




