📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Pangkas 12 Saham Jadi 1, Perusahaan Kripto Ini Lolos dari Jerat Delisting Nasdaq - Tapi Ada Ironi Pahitnya

Pangkas 12 Saham Jadi 1, Perusahaan Kripto Ini Lolos dari Jerat Delisting Nasdaq - Tapi Ada Ironi Pahitnya

📚 Istilah di Artikel Ini:

Sebuah perusahaan bendahara kripto baru saja lolos dari lubang jarum - tapi kabar baiknya datang bersama ironi yang sulit disembunyikan. AVAX One Technology, firma yang menimbun token Avalanche (AVAX), mengumumkan telah kembali memenuhi syarat harga minimum saham Nasdaq, menutup persoalan pencatatan yang sempat mengancam eksistensinya.

Nasdaq mengonfirmasi saham perusahaan bertahan di atas ambang US$1,00 selama 10 hari perdagangan beruntun, dari 15 hingga 29 Juni. Syarat terpenuhi, perkara ditutup. Tapi cara mereka mencapainya yang bikin mengernyit.

Trik Matematika: 12 Lembar Jadi 1

Untuk mendongkrak harga per saham, AVAX One melakukan reverse stock split berbanding 1-untuk-12 pada 15 Juni - memangkas jumlah saham beredar dari lebih dari 92,3 juta lembar menjadi kurang dari 7,7 juta lembar. Harga per lembar naik bukan karena bisnis membaik, melainkan karena jumlah lembarnya diciutkan. Di tengah gejolak ini, CEO interim Pete Wylie naik dari kursi COO menggantikan Jolie Kahn yang mundur.

Perusahaan mengklaim berdiri di atas tiga kaki: bendahara aset digital Avalanche, tambang Bitcoin di Alberta dan Ohio, serta infrastruktur AI. Ia memegang sekitar 14 juta token AVAX bernilai mendekati US$95 juta (sekitar Rp1,5 triliun) yang di-staking pada imbal hasil bersih sekitar 6%.

Ketika Cangkang Lebih Murah dari Isinya

Di sinilah ironinya menganga. Kapitalisasi pasar AVAX One hanya sekitar US$40,5 juta (sekitar Rp658 miliar) - jauh di bawah nilai aset kripto yang dipegangnya. Sahamnya sendiri sudah anjlok sekitar 70% sejak awal tahun, sementara token AVAX ambruk 50% sepanjang 2026 dan 95% dari puncaknya pada 2021.

Whale Terkait a16z Berbalik Jadi Penjual, Setor 28 Juta Dolar Token HYPE ke Bursa - Harga Ambles 12%📌 Baca JugaWhale Terkait a16z Berbalik Jadi Penjual, Setor 28 Juta Dolar Token HYPE ke Bursa - Harga Ambles 12%

Kisah ini bukan sekadar tentang satu perusahaan. AVAX One termasuk gelombang firma bendahara kripto yang bermunculan pada 2025 meniru jejak Strategy. Kini, dengan harga kripto yang terus menurun, banyak dari mereka terbenam dalam kerugian - dihargai pasar lebih murah dari koin yang mereka genggam. Lolos dari delisting mungkin membeli waktu, tapi tidak menjawab pertanyaan yang lebih besar: untuk apa membeli cangkangnya kalau isinya bisa dibeli lebih murah?

Dilansir dari Decrypt.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share