Data blockchain mencatat pergerakan yang langsung menyita perhatian pasar: pada Senin, 13 Juli 2026, pemerintah Amerika Serikat memindahkan Bitcoin dan Ether sitaan senilai hampir $297 juta ke Coinbase Prime. Rinciannya sekitar 3.940 BTC (kira-kira $243,95 juta) dan sekitar 30.014 ETH (sekitar $53,09 juta).
Tracker dompet pemerintah milik Arkham yang pertama menandai pergerakan ini, sementara akun analitik on-chain @lookonchain di X mengonfirmasi angka yang nyaris identik - 3.941 BTC dan 30.007 ETH - dalam rentang delapan jam. Ini menjadi salah satu perpindahan terbesar dari dompet terkait pemerintah AS ke Coinbase Prime sepanjang 2026.
Dari Mana Aset Ini Berasal?
Kepala riset Galaxy Research, Alex Thorn, menyebut Bitcoin yang dipindah berasal dari aset sitaan milik Ryan Farace - dikenal dengan alias online ‘Xanaxman’ - dan bursa kripto BTC-e yang sudah lama ditutup pemerintah. Adapun Ether-nya terkait dompet milik Brian Krewson, karyawan Oracle yang tersangkut kasus federal penyimpanan kripto dan pencucian uang senilai $54 juta.
US Marshals Service memang sudah memilih Coinbase Prime sejak 2024 untuk menjaga dan memperdagangkan sebagian aset digital hasil sitaan. Pola serupa terlihat beberapa kali tahun ini: Juni lalu pemerintah memindahkan sekitar $984.000 aset terkait FTX dan Alameda Research, dan April lalu sekitar 2.438 BTC dari kasus kriminal terpisah juga mendarat di platform yang sama.
Kenapa Pasar Waswas?
Setoran ke Coinbase Prime tidak otomatis berarti pemerintah bakal menjual. Platform ini menyediakan layanan custody, eksekusi trading, financing, hingga staking untuk institusi - jadi transfer bisa saja sekadar konsolidasi dompet ke custody terkelola. Namun pergerakan ini kembali memantik pertanyaan soal kebijakan Presiden Donald Trump.
📌 Baca JugaCZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: ‘AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa’
Lewat executive order Maret 2025, Trump membentuk Strategic Bitcoin Reserve dengan aturan tegas: Bitcoin yang masuk cadangan ‘tidak boleh dijual’ dan harus tetap menjadi aset cadangan negara. Ether dan aset digital non-Bitcoin lain masuk stockpile terpisah yang dikelola Departemen Keuangan. Order itu punya pengecualian - aset boleh dikembalikan ke korban terverifikasi, dipakai untuk kebutuhan penegakan hukum, atau mengikuti perintah pengadilan. Sebagai gambaran skala, dompet-dompet terkait pemerintah AS diperkirakan masih menyimpan total sekitar $20,5 miliar kripto, mayoritas berupa sekitar 325.000 BTC.
Yang pasti hingga kini, catatan on-chain hanya menunjukkan dana berpindah, bukan bukti niat menjual. Belum ada konfirmasi resmi soal instruksi akhir pemerintah ke Coinbase Prime. Sinyal sesungguhnya baru akan terbaca dari aktivitas dompet lanjutan, catatan trading, atau pernyataan resmi - dan sampai itu muncul, transfer $297 juta ini akan tetap jadi teka-teki yang diawasi ketat para pemegang Bitcoin.
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




