Peringatan keamanan darurat datang dari BTCPay Server pada 2 November 2026. Tim pengembang platform pembayaran mandiri itu meminta para pengelola segera mematikan server mereka setelah menerima laporan peretasan hot wallet Bitcoin. Pelaku penyerangan menyusup ke instalasi yang rentan lalu menguras aset yang tersimpan di dalamnya.
Perintah penanganan diterbitkan tanpa penundaan. Para operator diinstruksikan untuk mengeksekusi skrip ./btcpay-down.sh guna menghentikan sistem saat investigasi kerentanan sedang berlangsung. Inti pesannya langsung pada tindakan: putuskan server sekarang sebelum saldo disapu keluar.
Versi Mana yang Diserang
Hasil penelusuran awal tim pengembang mengidentifikasi bahwa vektor serangan menyasar instalasi yang belum diperbarui. Titik rawan ini ditemukan pada server yang masih menjalankan versi 2.4.1 - rilis bertanggal 23 Juli 2026 - maupun versi-versi sebelumnya. Dalam aksinya, penyerang dilaporkan memperoleh kredensial administrator pada instans terdampak, lalu melakukan penyisiran dana dari hot wallet Bitcoin yang terkoneksi.
Kondisi berbeda berlaku untuk versi terbaru. Tim pengembang memastikan versi 2.4.7 aman dan menyatakan tidak menerima laporan kredibel mengenai pembobolan dana pada instalasi teranyar itu. Rekan pendiri BTCPay Server, Nicolas Dorier, mengonfirmasi server publik milik proyek yang memakai versi 2.4.7 tidak mengalami intrusi. Dorier menduga serangan sengaja membidik instalasi yang berjalan di bawah rilis 2.4.2.
Sampai sekarang, gambaran penuh mengenai kerugian belum dibuka ke publik. Pihak proyek belum merilis rincian total nilai dana yang hilang, jumlah server yang disusupi, maupun detail eksploit teknis spesifik yang dimanfaatkan pelaku. Sembari memetakan jalur intrusi, tim keamanan meminta para korban untuk segera mengirimkan catatan log sistem mereka.
Celah Kedua dalam Tiga Bulan
Insiden pada awal November ini terjadi kurang dari tiga bulan setelah celah keamanan lain mengguncang platform yang sama. Pada Agustus 2026, BTCPay Server menghadapi eksploitasi yang menyasar kredensial macaroon admin LND pada Lightning Network.
๐ Baca JugaSimpan Seed Phrase di iPhone 11 ke Bawah Dinilai Rawan - Celah Fisik Cip Tak Bisa Ditambal Pembaruan iOS
Kembalinya peretasan dengan target kredensial administrator hot wallet menjadi sinyal keras bagi para pedagang yang memilih menjalankan infrastruktur pembayaran sendiri. Mengoperasikan server mandiri memberi kendali penuh atas aset, tetapi juga menuntut kedisiplinan pembaruan perangkat lunak tanpa tawar-menawar. Bagi operator yang masih memasang rilis lama, menjalankan skrip pemutus server hari ini merupakan langkah pertama sebelum memeriksa apakah dompet mereka masih utuh.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Curi 185 Bitcoin dan Pamer Lamborghini di Discord - Pemuda 20 Tahun Divonis Time Served di Miami
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




