Pengadilan federal Miami menjatuhkan vonis time served kepada Trenton Johnston, pemuda 20 tahun asal Kanada, atas keterlibatannya dalam konspirasi pencucian uang dari skema pencurian kripto senilai lebih dari $13 juta. Putusan pengadilan ini ditetapkan setelah jaksa penuntut mengonfirmasi bahwa Johnston memberikan bantuan substansial dalam penyelidikan terhadap pelaku lain.
Menyamar Jadi Petugas Bantuan Google dan Trezor
Kelompok penipu yang melibatkan Johnston melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi petugas bantuan teknis resmi. Mereka mengatasnamakan diri sebagai tim layanan Google serta produsen dompet perangkat keras Trezor saat menghubungi target.
Salah satu korban di California kehilangan 185 BTC, dengan nilai hampir $13 juta saat kejadian, setelah dihubungi oleh komplotan penipu ini. Johnston sempat mengirimkan pesan kepada rekannya mengenai hasil pencurian itu: “We actually smacked a 185btc target today” (kami benar-benar mengenai target 185 BTC hari ini).
Seorang saksi mengungkapkan kepada penyelidik bahwa Johnston kerap membagikan tayangan layar di aplikasi Discord. Melalui siaran di platform itu, ia memperagakan metode pencurian aset kripto kepada orang lain.
Pesta Kelab Malam dan Pembelian Lamborghini di Miami
Uang hasil kejahatan dipakai untuk belanja berbagai barang mewah. Johnston membeli mobil Lamborghini Aventador SVJ, dua unit BMW, aneka perhiasan mahal, menyewa jet pribadi, serta mendanai pesta di kelab malam kawasan Miami.
Selama berada di Miami, Johnston dibantu oleh rekannya, Brandon Michael Tardibone. Tardibone turut didakwa oleh pihak berwenang karena menyediakan tempat tinggal mewah di kawasan Miami untuk membantu Johnston menghindari otoritas imigrasi.
Penyerahan Kripto Sitaan dan Vonis Time Served
Usai ditangkap aparat penegak hukum, Johnston menyerahkan aset kripto sitaan berupa 53,16 BTC dan 275,23 ETH kepada penyelidik. Nilai aset sitaan itu ditaksir sekitar $3,8 juta, atau mencakup 29,1% dari total kerugian minimum sebesar $13,04 juta.
๐ Baca JugaGoogle Uji Kustodi Kripto untuk Bank - Alphabet Amankan Ethereum dan Solana Milik Sendiri
Bantuan substansial yang diberikan Johnston dalam penyelidikan pelaku lain menjadi dasar jaksa penuntut mendukung vonis time served. Bagi para pemilik aset, perkara ini memperlihatkan bahwa panggilan palsu yang mengatasnamakan penyedia dompet perangkat keras maupun layanan teknologi tetap menjadi jalur pencurian kripto bernilai besar.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Peretas Bitget Pindahkan $19,48 Juta Lewat 52 Transfer - Tapi 62% Hasil Curian Masih Mengendap
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




