Dompet Web3 Phantom resmi menghadirkan perdagangan kontrak pasar prediksi Kalshi bagi pengguna di Amerika Serikat. Akses transaksi ini tersedia melalui tab khusus bertuliskan “Predict” pada aplikasi seluler Phantom, yang ditujukan bagi para pengguna yang telah memenuhi kriteria kelayakan.
Kehadiran fitur ini membawa rincian biaya transaksi per kontrak serta mekanisme setoran dana tersendiri sebelum pesanan pasar dapat dieksekusi.
Rincian Biaya Transaksi dan Mekanisme Setoran Saldo
Setiap transaksi pembelian kontrak dikenai biaya gabungan sebesar $0,02 per kontrak. Biaya itu terbagi rata menjadi dua komponen, yakni $0,01 sebagai potongan platform Phantom dan $0,01 berikutnya mengalir sebagai biaya bursa Kalshi. Selain tarif tetap per kontrak itu, pengguna tetap menanggung biaya jaringan blockchain yang besarannya bervariasi mengikuti kepadatan lalu lintas transaksi saat pesanan diproses.
Untuk mendanai pembelian kontrak prediksi, pengguna dapat memilih antara dua jalur setoran dana ke pihak Kalshi. Opsi pertama menggunakan saldo tunai (Cash balance), sedangkan opsi kedua memanfaatkan token berbasis blockchain Solana. Seluruh aset itu harus disetorkan ke Kalshi terlebih dahulu sebelum pesanan transaksi dapat dieksekusi di dalam sistem.
Saldo yang disetor ke Kalshi melalui antarmuka Phantom berstatus terpisah. Dana setoran ini tidak tercermin otomatis pada aplikasi utama Kalshi.
Surat Perlindungan CFTC dan Prosedur Verifikasi Identitas
Pemberian izin integrasi ini berpatokan pada surat perlindungan bersyarat (conditional no-action position) Nomor 26-09. Dokumen yang diterbitkan oleh Divisi Partisipan Pasar CFTC pada 17 Maret membebaskan Phantom dari kewajiban mendaftarkan diri sebagai pialang perantara (introducing broker).
Surat perlindungan regulator itu disertai dua batasan operasional yang tegas. Phantom diwajibkan untuk tidak memegang dana nasabah sama sekali dan dilarang menentukan rute pesanan pasar yang dikirimkan oleh para pengguna.
Sebelum dapat memulai transaksi di tab pasar prediksi, pengguna wajib menyelesaikan tahapan verifikasi identitas (KYC) standar Kalshi. Pemeriksaan ini mengharuskan pengisian nomor jaminan sosial (SSN) bagi warga AS serta verifikasi swafoto melalui sistem Socure sebelum hak berdagang diberikan.
๐ Baca JugaRipple Buka Akses Saham Wall Street 24/7 - HSBC Soroti Risiko Likuidasi $52 Juta Saat Bursa Libur
Bagi pemilik dompet di AS yang ingin memanfaatkan tab ini, kemudahan akses ke bursa prediksi tetap diimbangi kewajiban verifikasi identitas resmi serta aturan saldo akun yang terpisah dari aplikasi utama Kalshi.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Disiapkan untuk 62 Perusahaan, Saham Tokenisasi OKXICE Justru Ditolak 16 Emiten Termasuk Microsoft
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




