Pasar prediksi Polymarket menangguhkan aktivitas perdagangan pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 18:05 UTC. Langkah penghentian sementara dan pengaktifan mode batal-saja (cancel-only) diambil setelah antarmuka pemrograman aplikasi (API) Central Limit Order Book atau CLOB mengalami pemadaman besar.
Kepanikan bermula ketika sejumlah pemakai mengeluhkan saldo akun mereka berkurang tanpa izin di platform X. Seorang pedagang dengan nama akun Car melaporkan kehilangan dana $800.000, sementara rekannya merugi $600.000 setelah seluruh posisi taruhan mereka mendadak terjual di pasar. Untuk mencegah perpindahan transaksi berlanjut selama penyelidikan, Polymarket juga menjeda relayer yang bertugas meneruskan transaksi bertanda tangan milik pengguna ke jaringan blockchain Polygon.
Sumber gangguan ternyata tidak berada pada kontrak pintar di rantai blok, melainkan pada kode pemantau yang menempel di antarmuka situs.
Kode Susupan di Layanan Pemantau
Penyelidikan firma riset keamanan Hudson Rock menemukan titik lemah pada DebugBear, penyedia eksternal pemantau kinerja web yang terpasang di Polymarket. Skrip dari DebugBear disusupi kode berbahaya yang membaca sesi masuk pengguna yang sedang aktif. Kode jahat itu kemudian memicu penjualan paksa atas posisi taruhan milik pengguna lalu memindahkan dananya ke luar platform.
Dompet penyerang di alamat 0x3F99139F1C5854bb628c2e576Aaf638e99dFfc18 menampung sekitar 2,65 juta token POL, atau bernilai sekitar $2,68 juta, menurut data analitik Arkham. Aset itu berasal dari saldo simpanan USDC.e para korban yang ditukarkan lewat protokol jembatan lintas-rantai Relay.
Janji Ganti Rugi dan Peretasan Berulang
Pihak Polymarket mengonfirmasi pembobolan ini lewat pernyataan resmi dan menyatakan telah melaporkan kasus peretasan ke aparat penegak hukum. Tim pengembang menghapus skrip bermasalah dari laman web produksi serta merilis perbaikan ke sistem. Layanan perdagangan kembali beroperasi normal bertahap mulai pukul 19:05 UTC, atau sekitar satu jam setelah penutupan pasar.
Manajemen berjanji memberikan penggantian rugi penuh kepada seluruh korban yang kehilangan dana. Langkah penanganan ini serupa dengan peristiwa pada Juni 2026, saat kode berbahaya disuntikkan ke tampilan depan situs Polymarket dan mencuri sekitar $3 juta aset pengguna sebelum akhirnya diganti seluruhnya.
๐ Baca JugaBela Diri Tanpa Pengacara di Kasus $30 Juta - Nasib ‘Crypto King’ Kanada Masuk Meja Juri
Bagi pedagang di platform ini, komitmen penggantian rugi memastikan modal yang hilang akan kembali. Namun insiden berulang ini menegaskan celah pada layanan luar tetap menjadi risiko nyata yang bisa menutup posisi taruhan di luar kendali pemilik akun.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Google Uji Kustodi Kripto untuk Bank - Alphabet Amankan Ethereum dan Solana Milik Sendiri
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




