Valuasi platform pasar prediksi Kalshi kini menyentuh angka $40 miliar setelah merampungkan putaran pendanaan Seri G senilai $1 miliar. Berdasarkan laporan Reuters, perusahaan manajemen investasi Wellington Management dan pemodal ventura Sequoia Capital memimpin bersama putaran penggalangan modal baru ini.
Penyelesaian putaran Seri G ini mengonfirmasi rencana pendanaan yang pertama kali tersiar pada September 2026 pada patokan valuasi yang sama. Masuknya modal baru terjadi seiring lonjakan aktivitas transaksi pengguna yang menanjak di pasar prediksi ini.
Dua arah yang berlawanan kini tampak jelas: valuasi Kalshi melesat di pasar modal, sementara operasi mereka tertahan sengketa hukum di tingkat negara bagian.
Lonjakan Pendapatan Non-Olahraga dan Volume Transaksi
Aktivitas di platform ini memperlihatkan pergeseran minat pengguna ke luar taruhan olahraga. Laporan The Wall Street Journal menyebutkan run rate pendapatan tahunan Kalshi dari pasar non-olahraga kini telah melampaui $1 miliar. Angka yang disetahunkan ini ditopang tingginya frekuensi transaksi kontrak berbasis peristiwa sosial dan ekonomi.
Dari sisi likuiditas pasar, data analitik DefiLlama mencatat Kalshi membukukan volume perdagangan sekitar $15,8 miliar dalam kurun waktu 30 hari terakhir. Perputaran uang miliaran dolar itu menempatkan Kalshi di jajaran platform pasar prediksi dengan volume perdagangan terpadat saat ini.
Kemitraan Resmi NBA dan S&P Dow Jones Indices
Di samping sokongan modal dari Wellington dan Sequoia, Kalshi memperluas kerja sama institusional di berbagai sektor. Awal pekan ini, liga bola basket AS NBA resmi menunjuk Kalshi bersama bursa pesaingnya, Polymarket, sebagai mitra pasar prediksi resmi liga.
Ekspansi ke sektor finansial konvensional juga berjalan lewat kolaborasi bersama S&P Dow Jones Indices. Kemitraan ini membawa tolok ukur finansial terkemuka ke dalam kontrak acara, atau event contracts, berbasis prediksi yang diperdagangkan pengguna di platform Kalshi.
Taruhan Penyamaran $114 Berujung 14 Dakwaan Pidana
Di tengah laju ekspansi bisnis, Kalshi berhadapan dengan eskalasi konflik hukum di dalam negeri. Jaksa penuntut di negara bagian Utah mengajukan 14 dakwaan pidana terhadap Kalshi serta para pendirinya atas tuduhan perjudian ilegal. Proses hukum pidana itu bermula dari satu transaksi penyamaran yang hanya bernilai $114.
๐ Baca JugaInduk NYSE Bawa Perpetual Hyperliquid ke AS - Didukung Stan Druckenmiller tapi Menanti Izin CFTC
Tindakan aparat penegak hukum Utah memicu sengketa yurisdiksi dengan otoritas federal di Washington. Regulator federal Commodity Futures Trading Commission (CFTC) melayangkan gugatan balik terhadap penegak hukum Utah guna melindungi kewenangan yurisdiksi federal atas kontrak derivatif acara Kalshi.
Bagi pelaku pasar kontrak prediksi, perselisihan antara jaksa Utah dan CFTC memperlihatkan batas regulasi yang belum tuntas di AS. Kucuran dana $1 miliar memberi Kalshi modal ekspansi yang kuat, tetapi kepastian operasional para pendirinya kini berhadapan langsung dengan proses pidana di pengadilan Utah.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: 22 Perusahaan Tolak Sahamnya Ditokenisasi OKX dan Pemilik NYSE - Tapi Efek Hukumnya Belum Jelas
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




