SkyAI, perusahaan publik yang tercatat di bursa Nasdaq, melikuidasi seluruh perbendaharaan Solana miliknya sebanyak sekitar 2 juta SOL. Dari penjualan itu, perusahaan meraup dana sekitar $214,4 juta pada harga rata-rata bersih $107,20 per token. Likuidasi ini dilakukan guna membiayai penawaran tender tunai (cash tender offer) yang nilainya diperluas menjadi sekitar $214,3 juta usai perseroan mencapai kesepakatan damai dengan pemegang saham terbesarnya, Bastion Trading.
Penjualan koin Solana tidak berlangsung sekaligus dalam satu hari. SkyAI melepas aset kripto itu bertahap sejak awal Oktober, diawali dengan penjualan sekitar 1 juta SOL, hingga akhirnya tuntas tanpa sisa per 16 Oktober 2026. Penjualan ini membuat saldo kas SkyAI kini mencapai $223 juta. Jumlah dana internal itu melampaui kebutuhan maksimal tender offer sekitar $8,7 juta sebelum beban biaya transaksi, sehingga seluruh pembelian saham didanai penuh dari kas internal perusahaan.
Namun pelepasan aset kripto ini membawa konsekuensi yang melampaui urusan kas.
Manajemen Tegaskan Tak Akan Beli Solana Lagi
Manajemen SkyAI resmi menegaskan tidak akan membeli kembali Solana setelah penawaran tender selesai. Sikap ini mengakhiri strategi perbendaharaan kripto yang sebelumnya menjadi inti proposisi investasi perseroan bagi publik. Dengan tuntasnya likuidasi per 16 Oktober, perusahaan resmi menutup arah portofolio aset digital dan beralih sepenuhnya ke pengelolaan kas konvensional.
Kenapa Bastion Sempat Memprotes Tawaran Awal
Perluasan tender offer hingga bernilai ratusan juta dolar ini bermula dari perselisihan antara SkyAI dan Bastion Trading. Masalah mencuat saat Bastion memprotes tawaran awal manajemen yang mematok harga $3,00 per saham. Bastion menuntut penawaran minimal $3,50 per saham dan menuduh SkyAI sengaja meremehkan valuasi aset perusahaan ketika bersiap menjual kepemilikan kriptonya.
Ketegangan antara kedua belah pihak mereda setelah tercapai kesepakatan damai. Dalam perjanjian yang disepakati, Bastion Trading setuju menyerahkan seluruh kepemilikannya ke dalam penawaran tender. Efek yang diserahkan Bastion mencakup 4.649.745 saham biasa, 4.234.615 waran pra-pendanaan tunai, serta 5.384.615 waran stapled tunai.
Klausul Tiga Tahun dan Perpanjangan Tenggat Tender
Kesepakatan damai ini sekaligus mengikat Bastion dengan klausul standstill selama 3 tahun. Berdasarkan klausul itu, Bastion dilarang membeli efek SkyAI tambahan, mengajukan proposal baru, maupun memengaruhi manajemen perusahaan. Sejalan dengan perdamaian yang tercapai, tenggat penawaran tender kini diperpanjang hingga 12 November 2026.
๐ Baca JugaTarif Sewa GPU Masuk Kontrak Berjangka Kripto - Injective Rilis Derivatif AI Berleverage 10x
Bagi para pemegang saham, perkembangan ini menuntaskan friksi di tingkat pemilik modal: Bastion terikat untuk tidak lagi mencampuri arah manajemen selama tiga tahun ke depan, sementara status SkyAI sebagai perusahaan penyimpan cadangan Solana kini resmi berakhir.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Franklin Templeton Suntik $150 Juta ke XRP Ledger - Seluruh Token Mengumpul di Satu Dompet
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




