๐Ÿ“… Kamis, 29 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Christine Lagarde Lepas Kursi Presiden ECB Lebih Cepat - Tinggalkan Euro Digital dan Penolakan atas Bitcoin

Christine Lagarde Lepas Kursi Presiden ECB Lebih Cepat - Tinggalkan Euro Digital dan Penolakan atas Bitcoin

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengumumkan resmi pada Kamis (29/10/2026) bahwa ia akan meletakkan jabatannya pada 7 Februari 2027. Lagarde memimpin otoritas moneter zona euro sejak November 2019 dan akan menuntaskan masa tugas sekitar tujuh tahun tiga bulan saat hari pengunduran dirinya tiba. Waktu peletakan jabatan ini datang lebih awal dari masa bakti delapan tahun yang semestinya baru tuntas pada Oktober 2027.

Laporan mengenai rencana pengunduran diri Lagarde sempat mencuat ke publik sejak Februari 2026 lewat kabar narasumber anonim kepada Financial Times. Sebelum memimpin ECB, Lagarde menjabat sebagai Direktur Pelaksana IMF periode 2011-2019 serta Menteri Ekonomi Prancis. Riwayat kepemimpinannya mencakup masa memandu otoritas moneter melewati turbulensi ekonomi pandemi hingga krisis energi global.

Di sektor keuangan digital, masa kepemimpinan Lagarde meninggalkan dua warisan kebijakan yang berlawanan: penolakan keras terhadap mata uang kripto dan dorongan cepat pada infrastruktur moneter digital resmi.

Penolakan Keras terhadap Cadangan Devisa Bitcoin

Selama memimpin ECB, Lagarde bersikap vokal menentang Bitcoin. Sikap itu disampaikan pada Januari 2025 ketika ia menegaskan cadangan devisa bank sentral wajib berkarakter likuid dan aman. Dalam kesempatan itu, Lagarde menyatakan keyakinannya bahwa Bitcoin tidak akan pernah masuk ke dalam cadangan devisa bank sentral kawasan zona euro.

Pertimbangan likuiditas dan keamanan menjadi pegangan utama atas sikap itu. Lagarde menilai kriteria pengelolaan cadangan devisa membuat aset seperti Bitcoin tidak memenuhi syarat untuk masuk ke dalam neraca cadangan bank sentral zona euro.

Pacu Euro Digital dan Tandingan bagi Stablecoin

Kendati menentang Bitcoin, ECB di bawah arahan Lagarde tetap melangkah ke teknologi aset digital. Bank sentral memacu riset proyek euro digital yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan transaksi pembayaran harian warga Eropa.

Pengembangan teknologi itu merambah ke tingkat transaksi perbankan. Pada September 2026, ECB meluncurkan Pontes, sistem penyelesaian transaksi aset tertokenisasi wholesale perbankan guna menyaingi dominasi stablecoin swasta.

Mekanisme Suksesi Menurut Traktat Uni Eropa

Dengan kepastian mundurnya pimpinan ECB, Uni Eropa bersiap menggelar penentuan pimpinan baru. Proses suksesi akan diputuskan oleh Dewan Eropa dengan merujuk pada Pasal 283 Traktat Berfungsinya Uni Eropa (TFEU).

The Fed Tahan Bunga di 4,00% Lewat Voting 10-2 - Dua Pejabat Minta Naik, Bitcoin Bertahan di $80.800๐Ÿ“Œ Baca JugaThe Fed Tahan Bunga di 4,00% Lewat Voting 10-2 - Dua Pejabat Minta Naik, Bitcoin Bertahan di $80.800

Dewan Eropa akan mengambil keputusan resmi setelah menerima rekomendasi dari Dewan serta berkonsultasi dengan Parlemen Eropa dan Dewan Pengurus ECB.

Lagarde tetap menjalankan tugasnya memimpin kebijakan moneter zona euro hingga tanggal pengunduran diri tiba pada 7 Februari 2027. Suksesi kepemimpinan di Dewan Eropa nantinya akan menentukan figur yang mengawal kelanjutan riset euro digital dan sistem Pontes, sekaligus menguji apakah penolakan tegas terhadap Bitcoin akan terus dipertahankan oleh presiden ECB berikutnya.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Netanyahu Usul Kripto Tangkal Sanksi Keuangan - Mantan Kabinet Keamanan Sebut Ancaman Nasional


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share