Arsip dokumen SEC Form 4 baru saja mengungkap langkah dari kursi pimpinan Circle. Presiden Circle Heath Tarbert diketahui menjual saham CRCL miliknya senilai $30,8 juta. Penjualan ini dilakukan bertahap melalui 10 transaksi terpisah yang berlangsung antara bulan Juni 2025 hingga Juli 2026, tanpa ada catatan pembelian di pasar terbuka selama periode itu.
Tarbert saat ini masih memegang sekitar 503.000 lembar saham Circle di tangannya. Aksi jual oleh petinggi perusahaan ini terjadi saat nilai saham CRCL di bursa terus menyusut. Harga saham perusahaan jatuh dari level puncak pasca-IPO di sekitar $260 ke kisaran $62.
Saham Circle kembali mencatat penurunan 17,5% ke angka $62,63. Koreksi harga ini terjadi setelah produk stablecoin penantang masuk ke pasar, disusul dengan dihapusnya saham CRCL dari daftar beberapa indeks Russell Growth.
Pengepungan oleh 140 Perusahaan
Stablecoin andalan Circle, USDC, yang saat ini mencatat angka sirkulasi $73 miliar di 34 jaringan blockchain, kini berhadapan dengan penantang baru. Konsorsium Open Standard resmi meluncurkan Open USD. Proyek ini masuk ke pasar membawa dukungan dari lebih dari 140 perusahaan besar. Daftar penyokongnya mencakup pemain utama sektor keuangan dan teknologi seperti Visa, Mastercard, Stripe, BlackRock, BNY, serta mitra mereka sendiri, Coinbase.
Kehadiran Open USD langsung membuat para analis mengubah hitungan mereka. Mizuho menurunkan target harga saham CRCL ke level $50. Mereka menilai skema bagi-hasil yang ditawarkan Open USD berpotensi menekan margin keuntungan Circle. JPMorgan juga mengambil langkah serupa dengan memangkas proyeksi pendapatan untuk Circle dan Coinbase. Keputusan ini muncul setelah adanya revisi perjanjian berbagi pendapatan USDC yang berkaitan dengan saldo Hyperliquid.
Izin Kustodi dan Arah Perusahaan
Di tengah kompetisi yang makin padat, Circle mendapat satu lampu hijau dari sisi perizinan. Pada 10 Juli, perusahaan mengamankan persetujuan final dari Kantor Pengawas Mata Uang Amerika Serikat (OCC). Restu dari regulator ini memungkinkan pendirian Circle National Trust, sebuah bank trust federal yang pada tahap awal ditugaskan untuk menyediakan layanan kustodi aset digital.
📌 Baca JugaLondon Stock Exchange Buka Perdagangan Malam 2027 - Imbas Tekanan Bursa Kripto 24 Jam
Meski menghadapi tekanan harga saham dan pesaing yang punya dukungan modal kuat, manajemen menyatakan mereka tetap berjalan di rute awal. Tarbert menegaskan bahwa Circle tidak mengubah haluan dan tetap fokus pada eksekusi jangka panjang untuk membangun infrastruktur keuangan internet.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




