๐Ÿ“… Minggu, 11 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Presiden Perusahaan Tenaga Kerja di Osaka Ditangkap - Rekening Kantor Dipakai Cuci 91 Juta Yen ke Kripto

Presiden Perusahaan Tenaga Kerja di Osaka Ditangkap - Rekening Kantor Dipakai Cuci 91 Juta Yen ke Kripto

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Kepolisian Metropolitan Tokyo dan Badan Kepolisian Nasional Jepang menangkap enam orang atas dugaan pencucian uang kripto senilai 91 juta yen - sekitar $580.000 atau setara Rp 9,1 miliar. Dana puluhan korban penipuan investasi media sosial dialihkan ke aset digital lewat rekening perusahaan sebelum dikirim ke luar negeri.

Yang membuat operasi ini terendus bukan transaksi tunggal bernilai besar, melainkan akumulasi setoran dari belasan wilayah berbeda.

Bagaimana Modus Rekening Weather Berjalan

Di antara enam tersangka, polisi mengamankan Keisuke Tanaka (36), presiden perusahaan penyalur tenaga kerja Weather yang berbasis di Izumisano, Prefektur Osaka, serta Yusuke Shibuya (45), warga Tokyo. Keduanya diringkus bersama empat orang lain berdasarkan pelanggaran Undang-Undang Hukuman Kejahatan Terorganisir.

Penyelidikan awalnya berfokus pada satu transaksi senilai 4,4 juta yen pada 16 Februari 2024. Dari penelusuran transaksi awal itu, aparat menemukan aliran dana yang jauh lebih besar: total sekitar 91 juta yen berpindah tangan sepanjang Februari hingga Maret 2024. Uang itu berasal dari sekitar 30 korban penipuan investasi via media sosial yang tersebar di 15 prefektur di Jepang.

Modus operasinya memanfaatkan rekening bank milik Weather sebagai penampung kiriman dana korban. Setelah uang tunai masuk ke rekening perusahaan, dana itu dikonversi menjadi aset kripto - dengan Bitcoin dan USDT teridentifikasi dalam transaksi - melalui jalur luar negeri. Begitu konversi selesai, aset kripto dikirimkan kembali kepada sindikat penipuan utama.

Peran ‘Aitaiya’ dan Penindakan Sindikat

Dalam struktur operasi, Tanaka disebut bertindak sebagai ‘aitaiya’ - perantara atau operator bursa kripto informal yang mengatur transaksi pertukaran uang tunai ke kripto di luar bursa berizin resmi. Sebagai imbalan atas jasa konversi dan pengalihan dana, para tersangka diduga memungut komisi sebesar satu persen dari total nilai transaksi.

Aparat penegak hukum tidak hanya membidik para pelaku perorangan. Perusahaan Weather juga akan dirujuk ke jaksa penuntut atas dugaan menyembunyikan hasil tindak pidana.

Bukan Celah Software, Ledger Temukan Implan Fisik di Reseller Asia Tenggara - Kerugian Capai $92 Juta๐Ÿ“Œ Baca JugaBukan Celah Software, Ledger Temukan Implan Fisik di Reseller Asia Tenggara - Kerugian Capai $92 Juta

Penindakan ini menandai perhatian aparat Jepang yang kian ketat terhadap celah transfer kripto dan penipuan investasi media sosial. Bagi publik dan pegiat kripto, kasus di Osaka dan Tokyo ini memberi gambaran jelas: sindikat penipuan memanfaatkan entitas bisnis legal untuk menyamarkan hasil kejahatan sebelum memindahkannya lewat Bitcoin dan USDT ke luar negeri.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Tron Aktifkan Pertahanan Post-Kuantum di Testnet - Justin Sun Sebut Siap Mainnet Kapan Saja


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share