Pump.fun resmi memperkenalkan antarmuka perdagangan perpetual futures (perps) yang ditenagai oleh protokol Hyperliquid. Berdasarkan pembaruan ketentuan layanan tertanggal 17 Oktober 2026, langkah ini mempertemukan dua protokol berpendapatan tinggi di sektor keuangan desentralisasi: data CoinGecko mencatat pendapatan tahun berjalan (YTD) Hyperliquid mencapai $429,04 juta dan Pump.fun sebesar $322,21 juta, menghasilkan pemasukan gabungan $751,25 juta.
Namun, peran Pump.fun di sini bukan sebagai pengelola bursa derivatif penuh.
Bagaimana Pembagian Peran Kedua Protokol
Dalam integrasi ini, Pump.fun bertindak murni sebagai antarmuka perangkat lunak tanpa menjadi pihak lawan (counterparty) bagi posisi pengguna. Seluruh infrastruktur eksekusi diserahkan kepada Hyperliquid. Protokol itu menangani pencocokan order, pengelolaan margin, penentuan funding rate, eksekusi likuidasi, hingga penyelesaian transaksi.
Berdasarkan pengujian data aplikasi, batas leverage yang disiapkan bervariasi tergantung aset yang diperdagangkan. Pengguna dapat mengakses leverage maksimum hingga 40x untuk kontrak Bitcoin (BTC), sementara kontrak Ethereum (ETH) dipatok pada batas leverage tertinggi 25x. Angka ini membuka ruang spekulasi derivatif yang jauh lebih agresif dibanding perdagangan spot token meme yang selama ini menjadi fokus Pump.fun.
Skema Biaya dan Pengecualian Potongan Standar
Struktur biaya baru disiapkan untuk memfasilitasi perdagangan derivatif ini. Ketentuan layanan menetapkan builder fee hingga 0,10% dari nilai nosional per pesanan, mencakup aktivitas pembukaan, penambahan posisi, maupun penutupan transaksi. Pengguna wajib menyetujui pemotongan biaya ini melalui tanda tangan dompet sebelum order dieksekusi ke sistem.
Pump.fun mengecualikan pesanan kontrak perpetual dari platform fee standarnya yang saat ini dipatok antara 0,40% hingga 0,45%. Kebijakan ini membebaskan transaksi perps dari potongan reguler aplikasi. Namun, pengguna yang memanfaatkan fitur bridge bawaan untuk memindahkan saldo modal tetap dikenakan biaya transfer hingga 0,25% untuk aliran dana ke atau dari Hyperliquid, di luar biaya operator bridge.
Pembatasan Geografis dan Catatan bagi Pengguna
Layanan derivatif baru ini menerapkan pembatasan akses wilayah yang ketat. Pengguna dari Amerika Serikat dan Ontario, Kanada, diblokir dari akses antarmuka perps. Ketentuan ini memperlihatkan langkah platform dalam mematuhi rambu kepatuhan wilayah di yurisdiksi Amerika Utara.
๐ Baca JugaCacat Akuntansi Kontrak UNCX Kuras $1,5 Juta - Celah Diperebutkan Peretas dan Bot MEV di Empat Chain
Bagi trader di luar kawasan terlarang, integrasi ini memangkas langkah menuju pasar kontrak perpetual langsung dari aplikasi yang sudah akrab bagi komunitas meme coin. Kendati demikian, fasilitas leverage hingga 40x menuntut perhitungan margin yang cermat, mengingat penutupan posisi dan likuidasi berjalan otomatis di Hyperliquid.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Baca juga: Uniswap Serahkan Operasional Unichain ke Optimism - Volume OP Melompat 128% Jelang Transisi Mainnet
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




