Remixpoint baru saja menjual seluruh simpanan altcoin mereka yang terdiri dari ETH, SOL, XRP, dan DOGE senilai 878,8 juta yen atau sekitar $5,5 juta. Transaksi yang tuntas pada Selasa 2 September 2026 ini memberi perusahaan Jepang itu keuntungan bersih sebesar 117,8 juta yen atau $736.000.
Manajemen beralasan keputusan ini diambil untuk mempertajam strategi investasi dan meningkatkan efisiensi modal melalui fokus tunggal pada Bitcoin. Selepas divestasi aset penyerta, sisa portofolio kripto perusahaan kini diisi penuh oleh 1.506 BTC dengan estimasi nilai pasar $115 juta. Angka simpanan itu menjadikan Remixpoint sebagai pemegang Bitcoin korporat terbesar ketiga di Jepang, bersandar pada catatan platform Bitcoin Treasuries.
Rapor Penjualan Tiap Aset
Catatan keuangan dari operasi pelepasan ini memperlihatkan kinerja koin yang berbeda. Dari empat jenis koin yang ditukar ke uang fiat, Dogecoin menjadi satu-satunya aset penyumbang minus. Penjualan DOGE ditutup dengan kerugian 3,26 juta yen atau sekitar $20.000.
Posisi simpanan Ethereum, Solana, dan XRP tampil menyeimbangkan buku kas karena ketiganya terjual dengan margin positif. Keuntungan bersih dari transaksi gabungan ini akan dihitung utuh pada akuntansi perusahaan. Remixpoint menyatakan bakal membukukan laba likuidasi ini pada laporan kuartal kedua tahun fiskal mereka yang dijadwalkan berakhir Maret 2027.
Lending 14,92 BTC dalam Enam Bulan
Langkah mengerucutkan portofolio bukan berarti Remixpoint beralih memegang kas pasif. Di luar menyimpan aset utamanya di brankas institusional, perusahaan terus mencetak pendapatan lewat instrumen pinjaman kripto.
Jalur lending mendatangkan bunga 14,92 BTC dalam kurun waktu 24 Februari hingga 31 Agustus 2026. Aset ekstra itu memiliki nilai tukar 164,2 juta yen atau sekitar $1 juta. Pemasukan ini menambah lapisan posisi kas perusahaan tanpa perlu menaruh modal tambahan ke pasar terbuka.
๐ Baca JugaTiga Pool Kuasai 61% Hash Rate Bitcoin - Tapi Infrastruktur Ethereum dan Solana Timbun Risiko di Data Center
Menilai Ulang Aset Lapis Dua
Langkah korporat publik dalam mencoret altcoin dari neraca memperlihatkan batas selera risiko institusi. Manuver ini memberi gambaran nyata bagi pasar mengenai aset kripto mana yang masih dinilai punya efisiensi modal tangguh di tingkat entitas besar. Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




