📅 Kamis, 30 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Rusia Pernah Sesumbar Salip AS - Kini Pendiri Miner Terbesarnya Ditahan atas Lenyapnya Uang Muka $7,9 Juta

Rusia Pernah Sesumbar Salip AS - Kini Pendiri Miner Terbesarnya Ditahan atas Lenyapnya Uang Muka $7,9 Juta

📚 Istilah di Artikel Ini:

Pengadilan Distrik Zamoskvoretsky Moskow resmi memindahkan Igor Runets dari status tahanan rumah menjadi penahanan pretrial pada 22 Juli. Pendiri perusahaan penambangan kripto BitRiver ini dijadwalkan mendekam di sel selama dua bulan ke depan sementara penyidik membongkar kasus dugaan penipuan skala sangat besar.

Kasus hukum yang menjeratnya masuk dalam yurisdiksi Pasal 159 Bagian 4 KUHP Rusia. Masalah utamanya bermula dari sebuah kesepakatan bisnis di tahun 2023. Fox Group, salah satu perusahaan milik Runets, saat itu menandatangani kontrak penyediaan perangkat keras dengan Infrastructure of Siberia, sebuah entitas yang bernaung di bawah payung grup En+.

Perjanjian jual beli itu bernilai total lebih dari $8 juta untuk mesin penambangan kripto jenis Antminer S19k Pro. Sebagai tanda komitmen, pihak pembeli telah mentransfer uang muka sebesar $7,9 juta. Mereka berharap seluruh pesanan perangkat penambangan itu tiba di lokasi dalam rentang waktu 32 hari sesuai isi kontrak.

Kenyataannya berjalan berbeda. Dokumen penyidikan kini menyimpulkan Runets sejak awal tidak berniat memenuhi kewajiban kontraknya. Alih-alih mendatangkan mesin Antminer, ia dituduh menggunakan dana pembelinya sesuka hati untuk kepentingan lain.

Jalur Buntu Bantahan dan Kebangkrutan

Konflik bisnis ini sebenarnya sudah melalui proses perdata yang panjang. Pada April 2025, Pengadilan Arbitrase Irkutsk menjatuhkan putusan yang mewajibkan Fox Group membayar ganti rugi sebesar ₽954,4 juta kepada Infrastructure of Siberia. Runets bereaksi pada bulan berikutnya dengan merilis bantahan. Ia berkeras semua peralatan yang disepakati sudah dikirimkan ke pembeli dan menyatakan Fox Group berencana menempuh jalur banding.

Namun, langkah hukum itu berbenturan dengan kondisi finansial perusahaannya yang memburuk. Fox Group resmi masuk ke dalam daftar pemantauan kebangkrutan pada Februari 2026. Situasi berujung pada keputusan pengadilan yang membuka proses likuidasi penuh pada akhir Mei. Rentetan pukulan ini berlanjut di bulan Juni ketika Pengadilan Moskow turun tangan membekukan seluruh kepemilikan Runets di Fox Group, bersama dengan beberapa entitas bisnis lain yang berafiliasi dengan BitRiver.

Hacker Korea Utara Pindahkan $7,74 Juta Bitcoin - Namun Dua Institusi Lebih Sibuk Membuang HYPE📌 Baca JugaHacker Korea Utara Pindahkan $7,74 Juta Bitcoin - Namun Dua Institusi Lebih Sibuk Membuang HYPE

Pukulan Ganda bagi Ambisi Kripto Rusia

Penahanan terbaru ini menambah panjang daftar masalah Runets, yang faktanya sudah berstatus tahanan rumah sejak akhir Januari akibat kasus penyembunyian aset pajak yang berbeda.

Bagi BitRiver, rentetan kasus yang menimpa pucuk pimpinannya ini memperdalam luka lama mereka. Posisi BitRiver di panggung internasional belum pulih sejak Departemen Keuangan Amerika Serikat memasukkan perusahaan beserta 10 anak perusahaannya di Rusia ke dalam daftar sanksi pada April 2022.

BitRiver di masa lalunya sempat mengklaim Rusia memiliki kapasitas untuk melampaui Amerika Serikat dalam industri penambangan Bitcoin. Kini, runtuhnya Fox Group dan ancaman pidana terhadap sang pendiri membuktikan bahwa ujian tersulit mereka tidak datang dari persaingan global, melainkan dari sengketa keuangan di halaman belakang mereka sendiri.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share