Kerangka hukum komprehensif pertama Rusia untuk perdagangan kripto, kustodi, dan penyelesaian lintas batas resmi berlaku hari ini, 1 September 2026. Undang-undang yang ditandatangani Presiden Putin pada 4 Agustus lalu - setelah sebelumnya berhasil lolos di DPR Rusia pada bulan Juli - menempatkan Bank of Russia sebagai pihak pengawas utama mekanisme baru pengelolaan aset digital ini.
Pilar utama regulasi ini bertumpu pada pembatasan akses bagi pembeli retail. Investor non-kualifikasi kini memiliki akses legal untuk membeli kripto, tetapi jumlah transaksinya dibatasi maksimal 300.000 rubel - atau setara Rp70 juta - per tahun untuk setiap perantara. Sebaliknya, investor kualifikasi memperoleh kebebasan penuh untuk bertransaksi di pasar tanpa ada batasan jumlah sama sekali.
Jalur Tes Pengetahuan dan Persiapan Bank Besar
Gelar investor kualifikasi sengaja dirancang agar tetap bisa dicapai oleh masyarakat umum. Mulai 31 Agustus, para investor berkesempatan meraih status kualifikasi melalui tes pengetahuan keuangan dalam negeri. Mereka diwajibkan mengantongi sertifikat kelulusan dari lembaga resmi yang ditunjuk, seperti National Finance Association, Moscow Exchange, atau NAPSP. Lewat jalur ini, aset yang diusulkan meluncur ke meja perdagangan retail sudah mencakup Bitcoin, Ether, dan USDT Tether, walau daftar finalnya masih bergantung pada persyaratan yang diteken Bank of Russia.
Kalangan perbankan tradisional merespons pembukaan pasar ini dengan cepat. Sberbank menargetkan seluruh infrastruktur trading kripto dan depository digital mereka sudah siap beroperasi pada 1 Desember 2026. Infrastruktur itu dirancang lengkap untuk menangani layanan trading, kustodi, penyelesaian lintas batas, dan fungsi depository. Sementara itu, Alfa-Bank sudah memulai langkah lebih awal dengan menguji sistem trading kripto mereka lewat aplikasi Alfa-Investments untuk kelompok terbatas yang berisi para investor kualifikasi.
Syarat Ketat Bursa dan Pengecualian Transaksi Ekspor
Rusia tidak serta merta mewajibkan kepatuhan di hari pertama. Pemerintah memberikan masa transisi hingga 1 Juli 2027 bagi seluruh pelaku pasar untuk memperoleh lisensi resmi dan menyesuaikan diri dengan aturan baru. Syarat mendirikan bursa kripto kini dipatok tinggi: penyelenggara wajib mendaftar khusus, memiliki modal disetor minimal 15 juta rubel, dan bergabung dengan organisasi regulator mandiri pasar keuangan yang disetujui negara.
๐ Baca JugaRusia Larang Pembayaran Kripto di Dalam Negeri - Sberbank Justru Pasang Target Volume Trading $46 Miliar
Satu garis merah yang konsisten dipertahankan pemerintah adalah pelarangan uang kripto sebagai alat tukar lokal. Larangan pembayaran kripto untuk barang dan jasa domestik tetap dipertahankan, memastikan aset ini tidak menggantikan fungsi rubel sebagai alat pembayaran sah di dalam negeri. Kontras dengan aturan ketat di ranah lokal, urusan internasional justru mendapat kelonggaran mutlak: aktivitas ekspor dan impor diperbolehkan memakai kripto untuk penyelesaian lintas batas tanpa batasan jumlah.
Regulasi baru ini menempatkan Rusia pada posisi yang mengutamakan kontrol ketat alih-alih pelarangan buta. Mereka memagari ekonomi ritel domestik dari risiko aset digital, namun membekali perusahaan lokal dengan jalur penyelesaian alternatif untuk menembus pasar global. Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




