Michael Saylor mengunggah pesan ‘There’s always room for more orange’ di akun X miliknya pada Minggu. Unggahan itu segera ditafsirkan pasar sebagai sinyal pembelian Bitcoin baru oleh Strategy, melanjutkan kebiasaan sang pendiri menebar petunjuk visual sebelum dokumen resmi diumumkan.
Konfirmasi resmi via filing SEC kemungkinan baru terbit pada Selasa. Keterbukaan informasi tertunda karena kantor lembaga federal Amerika Serikat tutup pada Senin untuk libur Columbus Day.
Namun catatan pergerakan kas di pembukuan resmi menunjukkan arah yang berbeda dari gegap gempita di linimasa.
Enam Kali Lipat Anggaran untuk Saham Preferen
Antara 28 September hingga 4 Oktober, Strategy mengonfirmasi pembelian 334 BTC senilai $28,7 juta. Transaksi mingguan itu membawa total kepemilikan Bitcoin perusahaan ke angka tepat 848.000 BTC.
Di rentang waktu yang sama, arus kas keluar terbesar justru mengalir ke pos ekuitas internal. Strategy membelanjakan $176,3 juta untuk membeli kembali sekitar 1,77 juta lembar saham preferen STRC. Nilai pembelian kembali saham preferen itu mencapai lebih dari enam kali lipat anggaran yang dikeluarkan untuk memborong Bitcoin pada pekan itu.
Ke Mana Sisa $5,41 Miliar Mengalir
Porsi belanja yang condong ke saham preferen ini sejalan dengan pola alokasi sepanjang kuartal ketiga. Strategy menghimpun modal $5,41 miliar dari penerbitan saham biasa baru, namun hanya menambah 1.666 BTC dari awal hingga akhir kuartal.
Analis Shanaka Anslem Perera membedah rincian alokasi modal itu berdasarkan dokumen SEC. Dari total $5,41 miliar dana yang dihimpun, Perera menghitung hanya 9,5% yang dialokasikan langsung untuk membeli Bitcoin. Porsi modal sisanya dialihkan ke tiga pos lain: cadangan dolar, pembayaran dividen, serta pembelian kembali saham preferen STRC.
Perera menilai penumpukan likuiditas ini bukan sinyal bahwa selera akumulasi kripto telah habis. “Menghimpun modal tidak berarti langsung membeli Bitcoin - kas yang dipertahankan bisa mendanai pembelian di kemudian hari,” kata Perera.
๐ Baca JugaWhale Beli 15.000 Bitcoin dalam Tiga Hari - Tapi Marathon Digital Malah Jual $81 Juta
Treasury Berlapis di Luar Bitcoin
Perubahan komposisi belanja ini menegaskan pergeseran model operasional Strategy. Perusahaan kini mengelola strategi treasury kompleks dengan saham biasa, saham preferen STRC, utang, dan Bitcoin sebagai aset utama. Portofolio itu tidak lagi digerakkan oleh satu instrumen semata, melainkan struktur keuangan yang menuntut pemenuhan kewajiban rutin.
Bagi pelaku pasar yang menanti setiap dolar modal baru langsung diserap ke bursa kripto, dinamika kuartal ketiga ini memberi gambaran realistis. Saylor boleh saja terus melempar kode oranye di linimasa, namun pembagian modal Strategy kini terikat pada kewajiban dividen dan pengelolaan saham yang menyita porsi kas riil.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Baca juga: 7 Juta Bitcoin Terancam Komputer Kuantum - Mengapa Migrasi Massal Bukan Solusi
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




