📅 Jumat, 24 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
SEC Bayar Coinbase $150 Ribu Demi Tutup Kasus - Tapi 21 Ponsel Pejabat Berisi Status Ethereum Telanjur Dihapus

SEC Bayar Coinbase $150 Ribu Demi Tutup Kasus - Tapi 21 Ponsel Pejabat Berisi Status Ethereum Telanjur Dihapus

📚 Istilah di Artikel Ini:

Badan Pengawas Pasar Modal AS (SEC) akhirnya menyerah pada tekanan hukum dan sepakat membayar $150.000 kepada Coinbase. Uang ini merupakan kesepakatan damai untuk mengakhiri gugatan kebebasan informasi atau FOIA yang diajukan bursa itu. Lewat jalur ini, Coinbase awalnya ingin memaksa agensi pengawas pasar membuka rekam jejak komunikasi internal mereka soal Ethereum. Namun langkah ini justru mengungkap temuan lain: puluhan ponsel pejabat tinggi SEC, termasuk milik ketuanya, telah bersih dari jejak pesan teks.

Gugatan Coinbase mulai berjalan sejak Juni 2024 dengan menggandeng firma History Associates Inc. Mereka ditugaskan meminta tiga kelompok dokumen publik untuk membedah pola pikir regulator AS. Tiga topik utama yang dikejar adalah investigasi SEC terhadap Zachary Coburn, penanganan kasus Enigma MPC, dan dokumen proses migrasi Ethereum ke jaringan proof-of-stake.

Merespons tekanan pencarian fakta ini, pengadilan mengeluarkan perintah langsung. Hakim meminta SEC memprioritaskan pengumpulan dokumen dan komunikasi milik Ketua SEC Gary Gensler. Titik beratnya tertuju pada pembahasan soal perpindahan mekanisme Ethereum dari proof-of-work ke proof-of-stake.

Hilang Saat Sedang Memutuskan Status ETH

Masalah bermula ketika data yang diminta ternyata sudah lenyap. Pada bulan September 2025, Inspektur Jenderal SEC menerbitkan laporan yang menyebut agensinya telah menghapus pesan teks Gensler. Pihak regulator beralasan penghapusan ini terjadi karena ketidaksengajaan. Teks yang hilang membentang dari Oktober 2022 sampai September 2023 - persis di periode kritis saat SEC sedang menentukan apakah Ethereum pasca-Merge harus masuk dalam kategori sekuritas.

Penghapusan data ini ternyata menjalar luas dan tidak berhenti di ponsel Gensler. Total ada 21 ponsel milik jajaran pejabat tinggi SEC yang dibersihkan dari jejak komunikasi. Lima di antara puluhan ponsel itu dipegang oleh staf yang menjadi target pencarian dokumen Coinbase. SEC baru memberitahu pihak Arsip Nasional soal ponsel-ponsel bersih ini pada bulan Juli 2025.

Goldman Sachs Dukung RUU Kripto CLARITY Act - Saat Bos JPMorgan dan Lobi Perbankan Kompak Menjegalnya📌 Baca JugaGoldman Sachs Dukung RUU Kripto CLARITY Act - Saat Bos JPMorgan dan Lobi Perbankan Kompak Menjegalnya

Kenapa Armstrong Menyeret Nama FDIC

CEO Coinbase Brian Armstrong tidak menelan mentah-mentah klaim ketidaksengajaan agensi itu. Ia bereaksi dengan menyamakan langkah SEC seperti tindakan FDIC yang terbukti menyembunyikan bukti saat menangani krisis perbankan pada 2023 lalu. Armstrong menilai bahwa fakta Gensler menghapus riwayat pesan teks tepat di puncak kampanye anti-kripto bukanlah sebuah kebetulan.

Penyelesaian Tanpa Transparansi Penuh

Kesepakatan pembayaran senilai $150.000 ini menandai babak akhir dari litigasi yang menguras waktu lebih dari dua tahun. Kasus hukum ini akan ditutup resmi begitu SEC merampungkan penyerahan sisa dokumen publik yang mereka sanggupi.

Namun bagi industri kripto, penyelesaian ini menyisakan lubang informasi yang tak terjawab. Perburuan atas rekam jejak Gensler soal status hukum Ethereum berujung buntu karena bukti utamanya terhapus. Uang penyelesaian mungkin menutup kewajiban administrasi SEC di pengadilan, namun isi pikiran para petinggi agensi itu di masa-masa penentuan nasib Ethereum bakal terus menjadi misteri. Dilansir dari CoinDesk.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share