SEC akhirnya menawarkan jalan keluar untuk ratusan proyek kripto yang terjebak aturan efek. Lewat kerangka baru bernama “Reg Crypto”, lembaga ini memperkirakan sekitar 475 penerbit token akan mengajukan laporan transisi di bawah safe harbor setiap tahun untuk lepas dari jerat hukum investment contract.
Menurut riset Galaxy Research tertanggal 21 Agustus 2026, proposal ini berpotensi menyudahi ketidakpastian hukum yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Alex Thorn, head of firmwide research di Galaxy, menegaskan bahwa dampak pertama yang akan terlihat adalah penyelesaian sengketa regulasi untuk token yang sudah beredar. Aturan ini tidak dirancang untuk memicu gelombang penjualan token publik baru.
Proyeksi internal SEC memperkuat pandangan itu. Mereka memproyeksikan hanya sekitar 130 penawaran per tahun yang masuk melalui dua jalur pengecualian penggalangan dana baru - angka yang tertinggal jauh di bawah 475 penerbit lama yang mencari pintu keluar.
Apa Saja Syarat Bebasnya?
Jalur aman ini ditujukan khusus untuk aset kripto yang sejatinya bukan efek, tetapi di awal penjualannya masuk dalam paket investment contract. Kuncinya ada pada penyelesaian janji kerja oleh pihak penerbit proyek.
Setelah penerbit menuntaskan seluruh essential managerial work yang dijanjikan, kontrak investasi itu dianggap usai. Penerbit kemudian cukup mengajukan dokumen Form TR ke SEC. Lembaga ini menaksir persiapan laporan transisi itu hanya memakan rata-rata 30 jam kerja. Token yang berhasil memenuhi syarat ini bisa terus beroperasi dan diperdagangkan tanpa terikat kontrak asalnya.
Ada aturan keterbukaan yang wajib dipenuhi. Penerbit harus merilis detail tentang suplai token, jadwal rilis, mekanisme minting dan burning, tata kelola, hak akses smart contract, hingga source code dari proyek mereka.
๐ Baca JugaHongaria Cabut Ancaman Penjara 8 Tahun untuk Kripto - Aturan Batal Begitu Rezim 16 Tahun Tumbang
Dua Jalur Pengecualian Baru
Selain menyelesaikan perkara token lama, Reg Crypto juga mengusulkan dua pengecualian dari kewajiban registrasi Securities Act 1933. Jalur pertama adalah rute startup dengan batas maksimal pendanaan $5 juta dalam empat tahun. Jalur kedua meniru format Reg A, terbagi atas Tier 1 sebesar $20 juta per tahun dan Tier 2 sebesar $75 juta per tahun.
Untuk melindungi investor ritel, batasan pembelian bagi non-akreditasi dipatok maksimal 10% dari pendapatan atau kekayaan bersih tahunan mereka. Nilai plusnya, token yang dijual melalui pengecualian ini tidak akan dicap sebagai restricted securities. Investor punya hak penuh untuk langsung menjual kembali kepingan aset mereka tanpa menabrak aturan holding period federal.
Kerangka ini memberi kepastian bagi industri kripto di AS, tetapi masih sebatas proposal lembaga. Seperti realitas yang digarisbawahi oleh Thorn: “Reg Crypto bisa berikan kejelasan regulasi yang bermakna, tapi hanya Kongres yang bisa membuat kejelasan itu tahan lama.”
Dilansir dari crypto.news.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




