Harga Bitcoin baru saja melonjak 20% dalam 48 jam, menyentuh level tertinggi lokal di angka $77.400 pada 21 Agustus 2026. Kenaikan cepat ini tidak cuma mengubah nasib pedagang ritel, tapi juga membawa portofolio Strategy - perusahaan yang dulu dikenal sebagai MicroStrategy - kembali mencetak untung.
Dengan total simpanan 840.447 BTC, batas impas rata-rata Strategy berada di posisi $75.385 per keping. Berkat reli terbaru ini, aset perusahaan resmi melewati garis batas rata-rata pembelian mereka. Catatan data BitcoinTreasuries mengungkap keuntungan berjalan perusahaan ini di tahun 2026 menembus $450 juta.
Menjual Koin Demi Saham
Kondisi profit ini datang tepat setelah Strategy mencairkan sebagian kecil asetnya beberapa pekan lalu. Antara 3 hingga 9 Agustus, perusahaan menjual 1.690 BTC demi membeli kembali 1,15 juta saham STRC mereka senilai $108,6 juta. Langkah ini menandai penjualan Bitcoin keempat mereka sepanjang tahun 2026.
Analis independen William Clemente menilai manuver jual-beli itu kini semakin mematangkan posisi perusahaan. “Setelah Saylor mau jual BTC untuk beli ulang STRC, sekarang mereka makin over-collateralized setelah kenaikan harga ini,” terang Clemente. CEO Strategy, Phong Le, sebelumnya juga memberi sinyal dalam wawancara Fox News awal Agustus bahwa perusahaannya akan kembali memborong Bitcoin sebelum akhir tahun.
Apakah Harga Akan Bertahan?
Di luar manuver satu institusi, struktur teknikal pasar saat ini menunjukkan garis pertahanan yang tebal. Bitcoin baru saja menembus rata-rata pergerakan 200 hari atau 200-day SMA di titik $68.967. Pijakan ini adalah level kunci yang memutus garis tren turun jangka panjang.
Dari sisi on-chain, data Glassnode mengungkap 3,44 juta BTC saat ini memiliki harga beli aktual di rentang $58.000 hingga $67.000. Sebanyak 2,23 juta keping di antaranya - setara 11% dari total pasokan beredar dunia - berpindah tangan hanya dalam kurun 11 minggu terakhir. Rafael Schultze-Kraft dari Glassnode menyebut area ini membentuk kelompok harga beli terpadat di bawah spot saat ini. Tumpukan likuiditas inilah yang berpotensi menjadi zona support paling aman apabila pasar mengalami retracement.
๐ Baca JugaUtang $500 Juta Tumbangkan Poolin - Seluruh Aset Tambang Dilelang September
Kalkulasi Jangka Panjang
Kombinasi pergerakan grafik makro dan pengaturan aset pemain besar menunjukkan sebuah ketangguhan. Institusi yang berani menahan posisinya sambil tetap taktis melepas aset untuk saham kini mengamankan modal besar mereka, dan angka $77.400 berfungsi sebagai bukti bahwa hitung-hitungan panjang tidak mengkhianati hasil.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




