📅 Jumat, 21 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Hongaria Cabut Ancaman Penjara 8 Tahun untuk Kripto - Aturan Batal Begitu Rezim 16 Tahun Tumbang

Hongaria Cabut Ancaman Penjara 8 Tahun untuk Kripto - Aturan Batal Begitu Rezim 16 Tahun Tumbang

Parlemen Hongaria mengesahkan Act XXXVIII of 2026 pada 31 Juli untuk mencabut kewajiban sistem validasi konversi kripto. Undang-undang baru yang mulai berlaku efektif pada 7 Agustus 2026 ini sekaligus menyapu bersih dua pasal pidana peninggalan aturan sebelumnya. Keputusan ini mengakhiri bayang-bayang ancaman hukum bagi sekitar 500.000 warga Hongaria yang diperkirakan aktif di pasar aset digital.

Aturan lama yang berlaku sejak Juli 2025 itu memberi beban berat bagi industri. András Gaál dari firma hukum Schoenherr menjelaskan bahwa di bawah rezim sebelumnya, konversi kripto yang dilakukan tanpa validasi resmi dikategorikan sebagai transaksi tidak sah menurut hukum pidana Hongaria. Terdapat dua pasal yang mengaturnya: pasal penyalahgunaan aset kripto dengan ancaman maksimal lima tahun, dan pasal penyediaan layanan tukar kripto tanpa izin yang bisa diganjar hukuman hingga delapan tahun penjara.

Dampak aturan itu langsung terasa di lapangan. Perusahaan tekfin Revolut sempat memilih jalan aman dengan menangguhkan layanan kripto mereka di Hongaria akibat regulasi ketat ini. Beberapa firma kripto lain bahkan mulai mempertimbangkan opsi untuk memindahkan operasional mereka ke negara tetangga seperti Estonia dan Lithuania.

Kenapa Aturan Ini Akhirnya Dicabut?

Perubahan arah kebijakan Hongaria terjadi usai pergeseran drastis di lanskap politik nasional. Pada pemilu April 2026, Tisza Party berhasil merebut kekuasaan dan mengakhiri era kepemimpinan Viktor Orbán yang sudah memegang kendali pemerintahan selama 16 tahun. Menteri Inovasi dan Teknologi yang baru, Zoltán Tanács, tidak menahan kritik dan menyebut kerangka aturan kripto yang lama itu berlebihan dan bermotif politik.

Faktor eksternal turut mendesak pencabutan ini. Komisi Eropa sebelumnya telah membuka investigasi resmi terhadap Hongaria karena aturan pidana mereka dinilai tidak kompatibel dengan standar Markets in Crypto-Assets (MiCA) milik Uni Eropa. Langkah perbaikan ini sejalan dengan tenggat regulasi Eropa, di mana masa transisi MiCA berakhir pada 1 Juli 2026 dan Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) juga baru menambahkan 57 otoritas baru.

Otoritas Pajak Inggris Sebar 81.172 Peringatan Kripto - Tapi Senjata Utamanya Baru Aktif Tahun Depan📌 Baca JugaOtoritas Pajak Inggris Sebar 81.172 Peringatan Kripto - Tapi Senjata Utamanya Baru Aktif Tahun Depan

Satu Izin untuk Semua

Dihapusnya pasal pidana dan sistem validasi nasional ini memberikan ruang lega bagi penyedia layanan kripto. Perusahaan yang beroperasi di bawah payung MiCA kini bisa masuk ke pasar Hongaria tanpa harus mengurus proses validasi nasional yang terpisah. Mereka bisa langsung fokus menjalankan layanan tanpa benturan aturan lokal ganda.

Bagi pelaku industri, ini adalah pintu yang kembali terbuka. Namun bagi pemerintahan baru Hongaria, ini baru langkah awal - ujian selanjutnya adalah meyakinkan kembali modal dan inovasi yang sempat tertahan untuk masuk dan menetap di negara mereka.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share