๐Ÿ“… Selasa, 27 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Tarif Sewa GPU Masuk Kontrak Berjangka Kripto - Injective Rilis Derivatif AI Berleverage 10x

Tarif Sewa GPU Masuk Kontrak Berjangka Kripto - Injective Rilis Derivatif AI Berleverage 10x

Fluktuasi tarif sewa chip kecerdasan buatan kini bisa diperdagangkan langsung di atas blockchain. Jaringan Layer-1 Injective meluncurkan pasar perpetual futures onchain berbasis Super Intelligence Compute Index (SICI) di mainnet. Lewat instrumen ini, pelaku pasar dapat melakukan spekulasi maupun lindung nilai atas tarif komputasi AI menggunakan leverage hingga 10x dengan jaminan margin USDC. Kehadiran kontrak ini mengalihkan risiko biaya sewa komputasi ke pasar derivatif kripto.

Bagaimana Nilai Sewa GPU Dihitung

Indeks SICI mematok pergerakannya pada tarif sewa per jam dari lima unit pemroses grafis (GPU) buatan Nvidia. Model H100 SXM 80GB memegang porsi terbesar dengan bobot 40%, disusul arsitektur B200 sebesar 25%. Tiga chip lainnya mencakup H200 dengan porsi 15%, serta A100 SXM 80GB dan GeForce RTX 4090 yang masing-masing menyumbang bobot 10% ke dalam keranjang indeks.

Penentuan angka acuan pasar itu tidak dirumuskan sepihak oleh Injective, melainkan dihitung oleh firma data pasar LO:TECH asal London. LO:TECH merangkum daftar harga sewa komputasi on-demand maupun spot dari berbagai marketplace cloud. Metodologi perhitungan SICI menerapkan rata-rata bergerak 7 hari dari tarif sewa per jam, yang dinormalisasi ke angka dasar 100 sejak penetapan harga (fixing) perdana pada 22 Juli 2026. Angka indeks diperbarui setiap hari melalui proses fixing pada pukul 19.00 UTC.

Kontrak indeks ini memperluas portofolio derivatif komputasi yang telah dirintis Injective sebelumnya. Pada Agustus 2025, Injective pernah meluncurkan kontrak berjangka sewa untuk chip H100 tunggal di bursa terdesentralisasi Helix melalui kemitraan dengan Squaretower. Peluncuran SICI memperluas instrumen dari eksposur satu jenis perangkat keras menjadi indeks terbobot multi-GPU.

Tekanan Modal di Sektor Neocloud

Penyediaan derivatif multi-GPU ini ditujukan membantu pengembang AI memitigasi fluktuasi biaya sewa, sekaligus memberi proteksi arus pendapatan bagi penyedia perangkat keras GPU. Kebutuhan lindung nilai ini bertepatan dengan lonjakan tekanan finansial pada sektor infrastruktur komputasi. Riset Gartner memproyeksikan lebih dari 80% penyedia cloud AI independen berisiko kolaps pada 2030 akibat tingginya beban biaya modal infrastruktur yang harus mereka tanggung.

Bagi pengembang peranti lunak dan operator server kecerdasan buatan, instrumen ini menawarkan sarana lindung nilai yang sebelumnya sulit diakses di pasar cloud konvensional. Pelaku industri kini dapat mengunci proyeksi biaya komputasi ke depan tanpa harus membeli unit prosesor fisik di muka. Pemanfaatan likuiditas di bursa terdesentralisasi kini menjadi salah satu opsi konkret bagi perusahaan komputasi dalam menjaga ketahanan neraca operasional mereka.

Aviva Buka Kelas Token untuk Dana ยฃ22 Miliar di XRP Ledger - Tapi Aset Onchain Cuma ยฃ86 Juta๐Ÿ“Œ Baca JugaAviva Buka Kelas Token untuk Dana ยฃ22 Miliar di XRP Ledger - Tapi Aset Onchain Cuma ยฃ86 Juta

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula

Baca juga: Franklin Templeton Suntik $150 Juta ke XRP Ledger - Seluruh Token Mengumpul di Satu Dompet


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share