Maskapai penerbangan Emirates resmi menambah Crypto.com Pay ke dalam sistem pembayaran di situs web dan aplikasinya. Layanan baru ini memungkinkan pelanggan membeli tiket penerbangan menggunakan aset digital. Langkah ini menjadi puncak dari kesepakatan kemitraan antara maskapai andalan Dubai ini dan Crypto.com yang pertama kali diumumkan publik pada Juli 2025 lalu.
Bagi pelanggan yang memesan tiket lewat desktop, proses checkout kini menampilkan kode QR yang siap dipindai. Sementara itu, pengguna ponsel akan langsung diarahkan ke aplikasi Crypto.com untuk menyelesaikan otorisasi pembayaran. Menurut Adnan Kazim, Deputy President dan Chief Commercial Officer Emirates, keputusan ini diambil untuk mengikuti kebiasaan konsumen. Opsi baru ini mencerminkan preferensi generasi muda yang melek digital yang mengelola keuangan dan merencanakan perjalanan langsung dari ponsel mereka.
Namun, pintu ini belum terbuka untuk semua orang. Emirates menetapkan layanan ini hanya berlaku bagi penduduk Uni Emirat Arab (UAE) yang memenuhi syarat. Hingga kini, kedua pihak tidak memberi indikasi mengenai rencana perluasan fitur ini untuk pelanggan di luar wilayah UAE.
Tetap Jaga Jarak dari Volatilitas
Meski pelanggan bisa membayar tiket dengan koin digital, Emirates tidak menyimpan aset kripto. Semua pemesanan tetap dikalkulasi, ditagih, dan diselesaikan murni dalam mata uang dirham UAE.
Di sinilah fungsi Crypto.com berjalan. Platform pertukaran ini bertugas menangani seluruh proses konversi dari kripto milik pelanggan menjadi uang fiat di balik layar. Lewat mekanisme ini, maskapai bisa menghindari risiko perubahan harga karena mereka tidak pernah memegang aset kripto.
Sistem pembayaran ini memiliki landasan hukum yang kuat setelah Crypto.com mengantongi lisensi Stored Value Facilities (SVF) dari Bank Sentral UAE pada bulan Mei 2026. Lisensi ini mengizinkan entitas non-bank untuk menyimpan uang atau kripto milik nasabah, sekaligus memproses sistem pembayaran di bawah pengawasan bank sentral. Berkat izin SVF, siklus transaksi bisa menjembatani dua dunia: pelanggan bisa melunasi tagihan memakai saldo kripto mereka, sementara pihak maskapai tetap menerima bayaran akhir dalam bentuk dirham atau stablecoin berbasis dirham yang sah.
📌 Baca JugaEmirates Buka Pembayaran Kripto untuk Tiket Pesawat - Tapi Koin Apa yang Diterima Masih Misteri
Adopsi yang Terus Meluas di Timur Tengah
Keputusan Emirates memperlihatkan adopsi aset digital makin nyata di sektor aviasi Timur Tengah, walau mereka bukan yang pertama mencobanya. Pada Mei 2025, maskapai Air Arabia sudah membuka opsi pembayaran tiket menggunakan AE Coin - sebuah stablecoin yang dipatok ke dirham.
Untuk Crypto.com, integrasi sistem pembayaran berskala besar bersama Emirates memperkuat pijakan mereka di pasar ritel. Menurut data CoinGecko, platform ini mencatat volume perdagangan harian sekitar $686 juta dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Mekanisme konversi instan yang dijalankan Emirates menunjukkan cara paling praktis bagi korporasi besar saat bersinggungan dengan ekosistem kripto. Menarik minat pengguna Web3 butuh fasilitas baru, tapi mengamankan arus kas dari fluktuasi harga tetap menjadi patokan utama. Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




