📅 Jumat, 24 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Trump Pukul 60 Negara dengan Tarif Impor Baru - Bitcoin Langsung Terseret Jatuh ke Bawah $65.000

Trump Pukul 60 Negara dengan Tarif Impor Baru - Bitcoin Langsung Terseret Jatuh ke Bawah $65.000

📚 Istilah di Artikel Ini:

Donald Trump baru saja meresmikan tarif impor baru sebesar 10% hingga 12,5% untuk 60 mitra dagang yang mencakup 99% dari total perdagangan Amerika Serikat. Kebijakan ini langsung memicu aksi jual di pasar kripto, menarik harga Bitcoin turun ke level terendah tiga hari di $64.799 pada bursa Bitstamp sesaat setelah pengumuman.

Namun tekanan pada Bitcoin ini hanya satu riak dari gelombang kejut yang memukul seluruh instrumen berisiko.

Efek Domino ke Saham dan Obligasi

Pasar saham Wall Street ikut memerah bersamaan dengan jatuhnya kripto. Indeks Nasdaq turun 2,2% ke titik terendah dalam empat minggu terakhir, S&P 500 melemah 1,2%, dan Dow Jones merosot 507 poin. Penurunan harga ini seketika memicu lonjakan likuidasi posisi long leverage di pasar derivatif, seperti dicatat oleh data CoinGlass.

Beban ganda bagi aset berisiko datang dari pasar obligasi dan tenaga kerja. Yield obligasi 10 tahun AS melesat naik ke angka 4,70%. Di saat yang sama, data klaim pengangguran mingguan turun tajam 22.000 menjadi 187.000 orang - level terendah sejak bulan September 1969. Angka tenaga kerja yang kuat ini menekan ekspektasi pasar akan pemotongan suku bunga The Fed, dengan peluang kenaikan bunga pada bulan Juli justru melonjak ke 40% dari sebelumnya hanya 12% menurut alat ukur CME FedWatch.

Sebagai tambahan sentimen pasar makro, harga minyak mentah Brent menyentuh $100 per barel untuk pertama kalinya sejak awal Juni akibat naiknya ketegangan dengan Iran.

Kenapa Lewat Pasal 301?

Kebijakan tarif ini dijadwalkan berlaku mulai hari Jumat pukul 12:01 pagi waktu timur AS, menggantikan tarif sementara 10% yang semestinya habis masa berlakunya di hari yang sama. Trump menggunakan wewenang dari Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan 1974, langkah yang berbeda dari taktik darurat nasional yang sebelumnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung.

Peluang The Fed Naikkan Suku Bunga Juli Melompat ke 40% - Harga Minyak $100 Turut Memperburuk Tekanan Bitcoin📌 Baca JugaPeluang The Fed Naikkan Suku Bunga Juli Melompat ke 40% - Harga Minyak $100 Turut Memperburuk Tekanan Bitcoin

Pemerintah AS beralasan tarif ini ditujukan untuk memerangi masuknya barang-barang hasil kerja paksa. Negara seperti Kanada, Meksiko, Inggris, Taiwan, Argentina, dan kawasan Uni Eropa dikenakan tarif 10%. Sementara itu, tarif lebih tinggi 12,5% dijatuhkan pada China, India, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Australia, dan Selandia Baru. Beberapa sektor mendapat pengecualian khusus, yakni minyak mentah, produk farmasi, bahan bumi langka, suku cadang pesawat, serta sejumlah bahan makanan.

Sinyal Jual Melawan Batas Kritis

Perubahan makroekonomi ini memaksa pengamat pasar meninjau ulang pergerakan Bitcoin. Analis kripto Exitpump memprediksi rally bulan Juli sudah menemui akhirnya, dan menyarankan pedagang untuk menutup posisi long serta masuk ke posisi short saat harga tembus ke bawah $65.000.

Di sisi lain, analis Michaël van de Poppe masih menargetkan harga $73.000 jika kubu pembeli mampu menembus resistensi. Untuk skenario ini, ia menetapkan garis Moving Average 21 hari di level $64.073 sebagai batas kritis yang harus dipertahankan. Bagi investor, pilihan kini terbelah antara mengikuti arus pesimisme makro atau bertaruh pada ketahanan level teknikal.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share