Bursa derivatif terdesentralisasi Hyperliquid baru saja mencetak rekor volume perdagangan aset dunia nyata terdesentralisasi (RWA) sebesar $25,1 miliar. Pencapaian ini dibukukan hanya dalam periode sepekan, tepatnya selama rentang perdagangan antara tanggal 13 hingga 19 Juli 2026.
Volume transaksi sebesar $25,1 miliar itu membawa pergeseran struktur pasar di dalam platform. Transaksi RWA kini menyumbang porsi mayoritas hingga 52% dari total volume mingguan Hyperliquid yang menyentuh angka $48,2 miliar. Untuk pertama kalinya sejak platform ini beroperasi, perdagangan aset dunia nyata menundukkan gabungan dari semua kategori aset kripto lainnya.
Skala yang Melampaui Gabungan DEX Lain
Efek dari lonjakan transaksi RWA ini terasa jauh melewati batas ekosistem internal Hyperliquid. Merujuk pada laporan metrik yang dihimpun oleh Blockworks beserta analisis dari ARK Invest, skala pasar RWA di Hyperliquid hari ini menjadi kekuatan dominan yang berdiri sendiri. Volume tunggal RWA di platform ini sekarang tercatat lebih besar dibandingkan dengan gabungan seluruh volume perpetual kripto dari semua bursa terdesentralisasi (DEX) lainnya di seluruh penjuru industri.
Gelar penguasa pasar yang diraih oleh instrumen tokenisasi aset fisik ini turut didorong oleh pertumbuhan audiens ritel. Data menunjukkan bahwa jumlah pemegang aset RWA di dalam platform tumbuh sebesar 32% hanya dalam rentang waktu satu bulan terakhir. Lonjakan pendaftaran baru ini mendongkrak total pemegang aset mereka menjadi 1,25 juta pengguna, memberikan fondasi likuiditas nyata di balik angka miliaran dolar yang tercetak di papan perdagangan.
Modal Miliaran yang Mulai Terkunci
Sejalan dengan kenaikan volume mingguan dan basis pengguna, tingkat kepercayaan para pedagang untuk menaruh dana mereka dalam jangka waktu lebih lama juga meningkat. Data dari platform analitik RWA.xyz mengonfirmasi bahwa nilai total RWA yang ditokenisasi - atau biasa dikenal sebagai Total Value Locked (TVL) - di jaringan Hyperliquid merangkak naik sebesar 3,5%. Persentase pertumbuhan itu mengantarkan total modal yang terkunci di sektor RWA platform ini menembus angka $36,7 miliar.
📌 Baca JugaWhale Kunci $172 Juta HYPE ke Staking Saat Bitcoin Loyo, Untung $44,5 Juta Tanpa Dijual
Angka dominasi 52% volume di Hyperliquid memperlihatkan perubahan besar tentang bagaimana likuiditas mengalir di ranah keuangan terdesentralisasi. Modal tidak lagi sekadar berputar pada instrumen derivatif kripto konvensional, tetapi mulai mencari jangkar pada instrumen fisik yang ditokenisasi di atas blockchain. Saat satu kategori aset tunggal mampu mendominasi bursa dan melewati gabungan volume seluruh DEX pesaing, peta persaingan tidak lagi sama. Bagi para kompetitor, ini adalah bukti bahwa era di mana bursa bisa bertahan hanya dengan mengandalkan perpetual koin kripto tradisional sudah harus dievaluasi ulang.
Dilansir dari Cointelegraph.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




