Developer Alexander Higgins menerbitkan repositori open-source bernama ‘Entropy32 Plus’ ke publik pada September 2026. Repositori itu memuat perbekalan lengkap bagi siapa saja yang ingin merakit alat pembuat seed Bitcoin offline. Paket rilis mencakup firmware pengendali, desain papan sirkuit, file fabrikasi pabrik, hingga cetak biru casing yang bisa diproduksi menggunakan mesin cetak tiga dimensi.
Alat rakitan yang dijuluki ‘The Universe Bifurcator’ itu mengambil pendekatan berbeda dari generator angka acak biasa. Sistemnya memanfaatkan pulsa dari sebuah penghitung Geiger dan mengukur jeda waktu antar kejadian radiasi. Peluruhan radioaktif pada skala atom individu pada dasarnya tidak dapat diprediksi. Sifat fisika murni itu memberikannya sumber keacakan fisik nyata, jauh berbeda dari angka acak buatan algoritma perangkat lunak komputer.
Desain perangkat keras saat ini bergantung pada asupan data dari penghitung Geiger tipe GQ Electronics GMC-320S yang dihubungkan lewat colokan audio standar 3,5mm. Sinyal analog yang masuk dari alat ukur radiasi ditangkap oleh komponen komparator LM393 dan dikonversi menjadi input digital. Sinyal digital itu baru diteruskan ke mikrokontroler pusat ATmega328P. Seluruh proses pencatatan beroperasi terisolasi tanpa modul Wi-Fi, koneksi Bluetooth, maupun memori persisten penyimpan jejak seed.
Menyaring Sinyal Mentah Menjadi Kunci Kriptografi
Tugas mikrokontroler adalah mengolah sinyal mentah radiasi menjadi kunci yang sah. Firmware alat mengumpulkan rentetan input awal sebesar 512-bit dari bacaan penghitung Geiger. Kumpulan data itu lalu diproses lebih lanjut menggunakan fungsi hash SHA-256. Hasil perhitungan matematis akhirnya dikemas ulang menjadi format recovery phrase BIP39 standar, menghasilkan 12 atau 24 kata pembuka dompet.
Sistem pembacaan dibekali filter penyeleksi data agar keacakan tetap terjaga. Mesin diprogram untuk mengabaikan pengukuran interval radiasi yang memiliki jeda identik. Selain itu, semua bentuk pengukuran di bawah ambang batas 200 mikrodetik otomatis ditolak. Durasi singkat di bawah ambang itu dipandang sebagai kemungkinan gangguan sinyal luar, bukan peluruhan radioaktif sungguhan.
Peringatan Langsung dari Sang Pembuat
Meski seluruh kode dan desain keras sudah dibagikan terbuka, Higgins justru memperingatkan pengguna agar tidak memakai alat rakitannya untuk mengamankan dana besar. Ia menegaskan perangkat mutlak membutuhkan tinjauan dari pihak independen sebelum siap dipakai.
๐ Baca JugaBitcoin Sentuh $79.837 dan Nyaris Cetak Golden Cross - Tapi Data Inflasi AS Menggagalkannya
Peringatan itu muncul karena sumber entropi mesin sama sekali belum divalidasi atau diaudit oleh pihak luar. Tanpa pengujian independen, kelayakan perangkat itu untuk menjaga aset bernilai tinggi belum bisa dibuktikan.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Baca juga: Bitcoin Sentuh $79.837 dan Nyaris Cetak Golden Cross - Tapi Data Inflasi AS Menggagalkannya
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




