Uphold baru saja meluncurkan fitur perdagangan saham dan ETF Amerika Serikat langsung di dalam platform kriptonya. Pengguna AS yang memenuhi syarat kini mendapat akses ke lebih dari 4.000 sekuritas yang terdaftar di bursa publik.
Mereka bisa berpindah dari kepemilikan kripto ke saham dalam satu alur transaksi. Caranya, sistem Uphold akan mengubah aset kripto pengguna menjadi dolar AS di latar belakang, lalu mentransfer uang itu ke akun pialang untuk menyelesaikan pembelian sekuritas yang dituju. Platform ini mendukung pembelian saham fraksional dengan modal awal serendah $5, bergantung pada status persetujuan akun dan syarat spesifik dari tiap pesanan.
Bukan Sekadar Tokenisasi Ekuitas
Model investasi ini berbeda dari maraknya penawaran saham yang ditokenisasi belakangan ini. Pembeli di platform ini benar-benar memiliki sekuritas melalui jalur pialang resmi, bukan sekadar memegang token blockchain yang dirancang untuk mewakili nilai saham tertentu.
Untuk mengeksekusi pesanan ini, seluruh pembelian saham dijalankan oleh Uphold Securities, entitas broker-dealer terdaftar SEC yang juga merupakan anggota FINRA dan SIPC. Di sisi penyelesaian akhir, Apex Clearing Corporation mengambil peran sebagai lembaga kliring.
“Orang menginginkan satu aplikasi tunggal untuk semua investasi - termasuk kripto,” kata Nancy Beaton, Presiden Uphold US, menjelaskan alasan mendasar di balik integrasi platform ini.
Lomba Membangun Aplikasi Serba Ada
Langkah ekspansi Uphold sejalan dengan tren bursa pesaing yang berlomba mengunci dana pengguna di satu tempat. Kraken, misalnya, telah lebih dulu menambahkan fitur perdagangan saham AS pada 2025 melalui sayap perusahaan Kraken Securities. Sementara itu, layanan Binance Direct Stocks berhasil menembus $1 miliar aset ekuitas AS dari penggunanya hanya pada bulan pertama peluncurannya, dengan menyajikan akses ke lebih dari 7.000 saham dan ETF.
Uphold tidak memungut komisi perdagangan untuk transaksi saham maupun ETF ini. Meski begitu, pengguna tetap harus membayar biaya standar Uphold saat menukar kripto mereka ke dolar AS, ditambah sejumlah kecil biaya regulasi yang wajib dibayar saat mereka menjual saham. Ke depan, Uphold berencana memperluas layanan ini hingga bisa beroperasi penuh 24 jam selama hari kerja aktif.
📌 Baca JugaCoinbase Sulap Aplikasinya Jadi Bursa Saham 24 Jam - Tapi Fitur Ini Terlarang Bagi Pengguna AS
Garis Batas Keamanan Dana
Kemudahan menyatukan investasi di satu layar ini datang dengan batas perlindungan yang jelas. Karena pesanan saham dikelola melalui entitas pialang resmi, kepemilikan saham pengguna otomatis dilindungi oleh SIPC jika sewaktu-waktu perusahaan mengalami gagal bayar. Namun, perisai hukum ini tidak berlaku menyilang. Aset kripto pengguna yang tersimpan di platform yang sama sama sekali tidak terjangkau oleh perlindungan SIPC.
Membeli saham langsung dari hasil penjualan Bitcoin atau altcoin kini memang cuma berjarak beberapa klik. Namun bagi investor ritel, menaruh seluruh keranjang investasi di satu aplikasi berarti mereka dituntut sadar penuh akan aturan mainnya: batas hukum mana yang melindungi portofolio saham mereka, dan realitas mana yang membiarkan dompet kripto mereka menanggung risikonya sendiri.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




