📅 Rabu, 22 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Ramp Buka Transfer Stablecoin Solana ke 140 Negara - Jam Kerja Perbankan Tak Lagi Berlaku

Ramp Buka Transfer Stablecoin Solana ke 140 Negara - Jam Kerja Perbankan Tak Lagi Berlaku

Platform pembayaran bisnis Ramp resmi meluncurkan layanan Stablecoin Account yang dibangun di atas jaringan Solana, memungkinkan lebih dari 1.000 bisnis penggunanya untuk menyimpan dan mengirim USDC serta USDT tanpa terikat jam buka bank. Data operasional perusahaan mencatat bahwa lebih dari 70% volume pembayaran di platform ini terjadi di luar jadwal perbankan tradisional.

Kini, jeda waktu pengiriman uang lintas batas akibat batasan sistem lama telah dipangkas habis.

Bayar Pakai Kripto Tanpa Harus Pegang Kripto

Inovasi utama layanan ini adalah perusahaan bisa membayar vendor atau kontraktor luar negeri menggunakan stablecoin, meskipun korporasi itu sama sekali tidak memiliki aset digital di neraca mereka. Melalui fitur bernama Ramp Bill Pay, dana ditarik dari rekening bank USD biasa atau akun Ramp Checking milik perusahaan. Dana fiat ini lalu ditukar langsung menjadi USDC atau USDT di belakang layar, lalu dikirimkan ke dompet penerima.

Jalur pembayaran ini menjangkau penerima dengan dompet digital di lebih dari 140 negara. Jika pihak penerima lebih memilih uang fiat murni, sistem juga memfasilitasi opsi konversi langsung ke lebih dari 40 mata uang lokal. Transfer lintas negara ini memotong alur lambat pemrosesan wire transfer yang sering kali terhenti pada akhir pekan atau hari libur nasional.

Masuk ke Sistem Akuntansi Lama

Saldo stablecoin pelanggan tidak dibiarkan terpisah di aplikasi lain. Angka kepemilikan USDC dan USDT muncul berdampingan dengan saldo rekening kas biasa di satu dashboard kendali. Sistem pencatatan ini langsung tunduk pada kebijakan persetujuan pengeluaran yang telah diatur perusahaan, sekaligus terhubung utuh ke perangkat lunak akuntansi yang sudah dipakai.

Sebagai nilai tambah bagi penyimpan dana, bisnis juga berkesempatan meraih keuntungan. Ramp menawarkan hadiah hingga 3,25% dari saldo stablecoin yang dinilai memenuhi syarat di platform mereka.

Kenapa Institusi Terus Melirik Solana?

Integrasi oleh Ramp menambah panjang daftar adopsi dari pemain institusional besar terhadap jaringan Solana. Di benua Asia, raksasa keuangan Jepang SBI Holdings bekerja sama dengan Solana Foundation mendeklarasikan pembentukan entitas bernama SBI Solana Global. Target kerja sama ini adalah membangun infrastruktur keuangan on-chain, mulai dari perumusan stablecoin berdenominasi yen, tokenisasi instrumen obligasi, hingga pencatatan aset real estat.

Bank Sentral Dunia Bunyikan Alarm - $309 Miliar Stablecoin Dolar Kini Kebal Tembok Kontrol Modal📌 Baca JugaBank Sentral Dunia Bunyikan Alarm - $309 Miliar Stablecoin Dolar Kini Kebal Tembok Kontrol Modal

Tren serupa sedang dieksplorasi di Korea Selatan melalui uji coba stablecoin Solana oleh perusahaan pembayaran Shinhan Card. Di perbatasan teknologi baru, Solana Foundation turut menggandeng Google Cloud untuk meluncurkan produk Pay.sh. Ini adalah platform yang khusus dirancang agar berbagai agen kecerdasan buatan (AI) dapat saling membayar layanan satu sama lain menggunakan stablecoin di atas blockchain Solana.

Bagi tim pengelola keuangan perusahaan, alasan menunda pembayaran vendor internasional karena harus menunggu loket bank buka pada hari Senin kini resmi menjadi sejarah.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share