๐Ÿ“… Senin, 17 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Binance Tetap Kirim Data ke Rusia Meski Ngaku Keluar - Pria 49 Tahun Masuk Bui Gara-gara Donasi Kripto $700

Binance Tetap Kirim Data ke Rusia Meski Ngaku Keluar - Pria 49 Tahun Masuk Bui Gara-gara Donasi Kripto $700

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Yuri Belenkiy, spesialis IT asal Rusia berusia 49 tahun, harus mendekam di penjara sejak September 2025. Ia ditangkap penyidik Rusia setelah Binance menyerahkan catatan identitas dan riwayat transaksi kriptonya. Belenkiy kini menghadapi tuduhan mentransfer lebih dari $700 dalam bentuk kripto ke organisasi terkait militer Ukraina sepanjang periode Januari 2023 hingga Maret 2024.

Donasi ini awalnya merespons ajakan Arkady Babchenko, seorang aktivis pro-Ukraina di pengasingan, yang mengumpulkan dana untuk membeli peralatan medis bagi tentara Ukraina. Masalahnya, otoritas Rusia menggolongkan penerima aliran dana ini - termasuk Brigade Azov - sebagai organisasi teroris, meski klasifikasi ini tidak diakui oleh yurisdiksi negara lain.

Data yang diserahkan bursa kripto ini jauh dari sekadar catatan transaksi. Berdasarkan dokumen yang diperoleh media The First Department dari pihak keluarga Belenkiy, Binance turut memberikan alamat lengkap, nomor telepon, tanggal lahir, data paspor Rusia, hingga izin tinggal Bulgaria miliknya ke tangan aparat Rusia.

Jejak Email Setelah Klaim Keluar

Penyerahan data ini membuka lapisan fakta yang bertentangan dengan sikap publik perusahaan. Pada September 2023, Binance mengklaim telah keluar dari pasar Rusia lewat penjualan bisnis lokalnya ke CommEX, dengan alasan iklim bisnis di sana tidak lagi sejalan dengan strategi kepatuhan perusahaan.

Kenyataannya, komunikasi resmi dengan aparat penegak hukum Rusia terus berjalan. Dokumen kasus menunjukkan penyidik Rusia mengirim permintaan data pengguna ke alamat email case@binanceholdings.ru dan mendapat dua balasan dari email yang sama. Pengacara Belenkiy beralasan Binance sebenarnya sudah tidak punya kewajiban hukum untuk menyerahkan data klien karena status mereka yang telah angkat kaki dari Rusia. Namun, pihak Binance langsung membantah argumen interpretasi hukum pengacara ini.

Saat dimintai keterangan, perwakilan Binance mengeluarkan pernyataan normatif bahwa mereka selalu bekerja sama dengan permintaan penegakan hukum yang sah, tunduk pada persyaratan hukum, privasi, dan regulasi yang berlaku. Menariknya, mereka menolak merinci entitas spesifik mana yang memproses email penyidik Rusia, maupun menyebutkan hukum negara mana yang mengatur pengungkapan data Belenkiy.

Kontrak Lacak Kripto $94,6 Juta Diberikan Tanpa Lelang - Kini Chainalysis Seret Pemerintah AS ke Pengadilan๐Ÿ“Œ Baca JugaKontrak Lacak Kripto $94,6 Juta Diberikan Tanpa Lelang - Kini Chainalysis Seret Pemerintah AS ke Pengadilan

Bentrokan Aturan Privasi Eropa

Kasus donasi $700 ini tidak sekadar urusan penegakan hukum lokal, melainkan menyerempet perlindungan data internasional. Karena Belenkiy memegang izin tinggal Bulgaria, negara anggota Uni Eropa, perlakuan terhadap datanya berpotensi melanggar ketentuan regulasi perlindungan data ketat GDPR. Hingga kini, Dewan Perlindungan Data Eropa masih menolak memberikan komentar terkait potensi pelanggaran privasi dalam kasus penyerahan dokumen ini.

Bagi pengguna platform terpusat, nasib Belenkiy menjadi bukti nyata bahwa riwayat transaksi blockchain yang sedari awal transparan akan berujung langsung pada identitas dunia nyata ketika bursa kripto menuruti surat panggilan aparat. Saat ini Belenkiy masih berada di balik jeruji, menunggu jadwal sidang yang akan menentukan nasibnya gara-gara donasi ratusan dolar.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share