📅 Rabu, 4 November 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem ▼
ID EN
CFTC Izinkan Perpetual Saham Masuk Bursa AS - Citadel dan Cboe Balas Lewat Jalur Hukum

CFTC Izinkan Perpetual Saham Masuk Bursa AS - Citadel dan Cboe Balas Lewat Jalur Hukum

Ketua Commodity Futures Trading Commission (CFTC) Michael Selig mengumumkan bahwa kontrak perpetual futures berbasis saham individual kini disahkan untuk diperdagangkan di bursa terdaftar Amerika Serikat. Melalui Regulasi CFTC 40.3, produk turunan tanpa tanggal kedaluwarsa kepemilikan aset yang berasal dari industri kripto kini resmi masuk ke bursa domestik.

Instrumen perpetual futures memungkinkan pelaku pasar bertaruh atas pergerakan harga saham tanpa batas waktu jatuh tempo kepemilikan aset. Mekanisme ini awalnya dipopulerkan di sektor kripto oleh BitMEX pada tahun 2016 sebelum digunakan luas di pasar aset digital. Untuk menyelenggarakan perdagangan derivatif saham individual, bursa wajib mengantongi izin ganda dari CFTC dan Securities and Exchange Commission (SEC) untuk produk security futures.

Persetujuan dari CFTC merespons gelombang pengajuan pada September 2026 oleh bursa kripto dan platform derivatif. Coinbase, Kalshi, Bitnomial yang merupakan anak usaha Kraken, serta OG.com tercatat dalam daftar pemohon. Dari jajaran bursa itu, OG.com berencana membuka perdagangan kontrak saham selama 24 jam pada hari kerja.

Selig menegaskan langkah ini diambil untuk menarik kembali para pedagang Amerika Serikat dari pasar lepas pantai yang tidak teregulasi ke sistem perdagangan domestik dengan perlindungan hukum resmi.

Izin bagi kontrak saham individual ini menjadi kelanjutan dari kebijakan komisi berjangka terhadap instrumen tanpa kedaluwarsa.

Pelonggaran Regulasi Sejak Mei 2026

CFTC telah lebih dulu memberi izin kontrak perpetual Bitcoin bagi Kalshi pada Mei 2026. Pada waktu yang sama, komisi memberikan relaksasi regulasi bagi Coinbase untuk memfasilitasi perpetual kripto afiliasi luar negeri. Pengesahan kontrak saham individual menjadi langkah berikutnya yang mempertemukan mekanisme perdagangan kripto dengan pasar ekuitas korporasi.

Gugatan Hukum dari Citadel dan Cboe

Keputusan Michael Selig langsung memicu gugatan hukum pada Selasa sore dari koalisi Capital Markets Alliance. Koalisi yang menghimpun Cboe, Citadel Securities, dan Healthy Markets menuduh CFTC melanggar Administrative Procedure Act. Kelompok ini menilai persetujuan perpetual saham melangkahi wewenang SEC atas security-based swaps.

Korsel Kaji Wajib Cold Wallet 99% Usai Kasus Binance $6,3 Miliar - Industri Cemas Penarikan Dana Lumpuh📌 Baca JugaKorsel Kaji Wajib Cold Wallet 99% Usai Kasus Binance $6,3 Miliar - Industri Cemas Penarikan Dana Lumpuh

Perlawanan dari koalisi pasar modal itu memperluas sengketa hukum yang sudah dimulai oleh Chicago Mercantile Exchange. CME Group telah menggugat CFTC sejak Juni 2026 dengan dalih kontrak perpetual seharusnya diklasifikasikan dan diatur ketat sebagai swap, bukan futures.

Bagi pedagang di Amerika Serikat, pengesahan ini membuka akses transaksi saham tanpa tanggal kedaluwarsa langsung di bursa berizin resmi. Namun sebelum perdagangan 24 jam itu meluas, regulator harus membuktikan kewenangannya menghadapi gugatan koalisi bursa di pengadilan.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Peretasan $6,3 Miliar Binance Masuk Arena Pemilu AS - Trump Dingin, Demokrat Ungkit Donasi $2 Miliar CZ


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share