Peretasan bernilai rekor $6,3 miliar yang menimpa Binance kini bergeser menjadi materi perdebatan politik di Washington. Pembobolan bursa kripto itu berkembang menjadi arena benturan antara Partai Republik dan Partai Demokrat menjelang pemilihan umum Amerika Serikat pada 3 November 2026.
Presiden Donald Trump menunjukkan respons dingin saat ditanya mengenai insiden itu dalam konferensi pers hari Jumat. Trump menyatakan pemerintah sedang mengamati situasi yang berkembang, sembari mencatat klaim pihak bursa yang berjanji akan menjamin dana para nasabah. Di sisi lain, manajemen Binance menyatakan sekitar $3 miliar dari total dana curian telah dibekukan di berbagai yurisdiksi. Pihak bursa juga mengonfirmasi sudah menutup 90% dampak kerugian memakai kas internal perusahaan dan dana cadangan SAFU.
RUU Pembekuan Transaksi di Meja Senat
Senator Partai Republik asal Wyoming, Cynthia Lummis, memanfaatkan peristiwa ini untuk mendesak pengesahan Clarity Act. Pembahasan rancangan undang-undang itu sebelumnya mandek di Senat sejak 15 September 2026 akibat sengketa terkait klausul etika kepemilikan aset digital bagi pejabat publik. Lummis menegaskan aturan baru itu penting guna memberi payung hukum bagi industri kripto agar bisa langsung membekukan transaksi mencurigakan sesaat setelah aparat penegak hukum menghubungi, sehingga peluang hilangnya dana dapat dipangkas.
Peringatan senada disampaikan Ketua Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC), Michael Selig. Ia menilai peretasan skala besar ini menjadi bukti perlunya pengetatan regulasi terhadap bursa luar negeri atau offshore. Menurut Selig, bursa di luar negeri kerap beroperasi tanpa standar pengawasan dan mekanisme perlindungan investor layaknya pasar finansial domestik Amerika Serikat.
Tudingan Donasi dan Grasi Kepresidenan
Dari kubu lawan, Perwakilan Partai Demokrat Maxine Waters melontarkan kritik keras. Waters memandang pembobolan Binance sebagai peringatan atas agenda deregulasi Partai Republik dan Trump, yang menurut penilaiannya melemahkan mandat kepatuhan bagi industri kripto.
Waters mengangkat kembali relasi masa lalu antara keluarga Trump dan pendiri Binance, Changpeng Zhao. Politisi Demokrat ini menuding ada kaitan antara aliran donasi lebih dari $2 miliar ke World Liberty Financial dengan keputusan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) menghentikan kasus penipuan Zhao, disusul pemberian pengampunan penuh atau pardon kepresidenan dari Trump kepada pendiri bursa itu.
๐ Baca JugaPeretasan $6,4 Miliar Binance Bukan Cacat Blockchain - Bos CFTC Dorong Bursa Luar Negeri Tunduk ke Aturan AS
Taruhan Regulasi Menjelang November
Bagi para pemilih dan pelaku pasar kripto, perdebatan seputar Binance memperlihatkan bagaimana isu peretasan ditarik langsung ke pusaran politik kekuasaan. Menjelang pemungutan suara November, dinamika ini menyodorkan pilihan antara percepatan payung hukum proteksi aset atau pengetatan pengawasan bagi pengelola bursa.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Kulkas Pintar Bisa Staking Ether dan Rilis Memecoin - CFTC Usulkan Aturan Know-Your-Agent
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




