Brian Armstrong, CEO dari Coinbase, membagikan sebuah cuplikan layar antarmuka baru yang disebut Pulse Mode melalui akun X miliknya pada 12 September 2026. Peluncuran fitur ini ditujukan khusus untuk ekosistem Coinbase Wallet, membawa fasilitas perdagangan kontrak perpetual futures langsung ke dalam perangkat seluler pengguna.
Pulse Mode dirancang khusus sebagai antarmuka yang disederhanakan bagi pengguna saat berhadapan dengan kontrak perpetual. Melalui layar baru ini, pedagang bisa mengeksekusi posisi long maupun short dengan dukungan leverage, dan seluruh rentetan prosesnya dapat diselesaikan langsung tanpa harus keluar dari aplikasi dompet.
Dukungan Infrastruktur Hyperliquid dan Perluasan Kelas Aset
Keterangan tertulis pada halaman unduhan aplikasi di platform Google Play mencantumkan penyedia mesin utama di belakang fitur ini. Pasar perpetual yang terpasang di dompet seluler Coinbase itu dioperasikan dengan dukungan langsung dari infrastruktur jaringan Hyperliquid.
Integrasi dengan mesin Hyperliquid memberi akses ke berbagai kelas aset bagi para pengguna. Mereka tidak hanya dibatasi pada pengambilan posisi long atau short di pasar kripto, tetapi juga memiliki akses ke instrumen tradisional seperti saham tokenisasi, komoditas fisik, dan kelas pasar lainnya.
Fasilitas perdagangan berjangka ini hadir di tengah masa transisi identitas produk. Aplikasi dompet seluler itu sebelumnya beroperasi dengan nama Base App, sebelum akhirnya perusahaan memutuskan untuk mengubah kembali namanya menjadi identitas asli, yakni Coinbase Wallet.
Kecepatan Interaksi di Tengah Absennya Rincian Teknis
Dari cuplikan antarmuka yang dibagikan, Pulse Mode terlihat menata ulang fungsi perdagangan perpetual yang sudah ada. Layar perdagangan yang baru difokuskan untuk mempercepat interaksi, dengan menonjolkan tiga poin utama eksekusi: pemilihan arah pergerakan pasar, penentuan besaran ukuran posisi, dan tombol eksekusi pesanan.
Meski cuplikan visualnya sudah dipamerkan, Coinbase belum merilis panduan teknis yang menyeluruh. Perusahaan belum mempublikasikan dokumentasi terpisah yang mengupas potensi perubahan pada jenis pesanan yang bisa digunakan atau sistem kontrol risiko di dalam antarmuka Pulse Mode.
๐ Baca JugaBitcoin Suisse Pangkas Separuh Staf Swiss - Geser Dapur IT ke Bratislava dan Vietnam
Ketiadaan rincian teknis itu menyisakan pertanyaan seputar integrasi sistem dengan penyedia jaringan. Pihak bursa belum memberikan konfirmasi apakah antarmuka baru Pulse Mode ini mengubah mekanisme pesanan normal yang selama ini dijalankan oleh protokol Hyperliquid.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Nasdaq Suntik $100 Juta ke Induk Kraken - Tukar Valuasi $21 Miliar dengan Distribusi Saham Tertoken
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




