📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Garis 'Sakti' yang Selalu Tangkap Dasar Bitcoin Sejak 2015 Tinggal Sejengkal Lagi - Fidelity Sebut Zona Borong, Tapi Ada Satu Ganjalan

Garis ‘Sakti’ yang Selalu Tangkap Dasar Bitcoin Sejak 2015 Tinggal Sejengkal Lagi - Fidelity Sebut Zona Borong, Tapi Ada Satu Ganjalan

📚 Istilah di Artikel Ini:

Ada satu garis di grafik yang selama satu dekade nyaris tak pernah meleset menangkap titik terbawah Bitcoin - dan kini harga sedang meluncur tepat ke arahnya. Jurrien Timmer, direktur makro global Fidelity, mengatakan Bitcoin sedang melayang menuju tepi bawah model yang ia gunakan bertahun-tahun untuk melacaknya.

Model itu bernama power law: sebuah grafik logaritmik yang memplot seluruh riwayat harga Bitcoin di antara tiga kurva - garis resistensi di atas, garis tren di tengah, dan garis dukungan di bawah yang telah menangkap setiap dasar besar sejak 2015. Pada grafik terbaru Timmer, garis dukungan itu berada di sekitar 58.000 dolar AS, sementara Bitcoin di kisaran 62.700 dolar semakin mendekatinya.

Mengintip ‘Zona Akumulasi’

Panel bawah grafik adalah tempat Timmer memperkirakan aksi borong akan terjadi. Panel itu mengukur seberapa jauh Bitcoin diperdagangkan di atas atau di bawah garis tren power law - dan jaraknya kini terjun ke minus 56 persen, kedalaman yang oleh grafik dilabeli sebagai zona akumulasi. Angka serupa pernah muncul berbarengan dengan dasar harga pada 2018 dan 2022. Bahkan rasio Bitcoin terhadap emas dalam 52 minggu terakhir turun sedalam sekitar minus 100 persen.

Bagi banyak investor jangka panjang, sinyal seperti ini biasanya berbunyi seperti lonceng peluang. Namun Timmer memilih menahan diri.

Kenapa Ia Belum Berani Teriak ‘Beli’

Timmer belum menyatakan ini sebagai dasar. Ia menilai premi spekulatif yang dulu mendorong Bitcoin menembus 120.000 dolar tahun lalu kini sebagian besar sudah lenyap, pertumbuhan pasokan uang global melambat, dan ia tak melihat pemicu untuk pembalikan arah sampai likuiditas kembali mengalir. Bacaannya: Bitcoin bisa saja duduk manis di dekat garis dukungan selama berbulan-bulan sebelum benar-benar berbalik, bukan langsung memantul.

CZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: 'AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa'📌 Baca JugaCZ Sindir Taruhan AI $725 Miliar Wall Street: ‘AI Tak Melindungimu dari Inflasi, Bitcoin Bisa’

Uang cepat pun sudah pergi lebih dulu. Timmer mencatat modal itu berpindah dari Bitcoin ke emas, lalu dari emas ke saham semikonduktor - ke sanalah perburuan sekarang berlangsung.

Cara Membaca Sinyal Ini dengan Kepala Dingin

Zona akumulasi bukan tombol ajaib yang otomatis menyulap harga naik. Yang ditawarkan Timmer justru pelajaran kesabaran: sebuah level bisa jadi murah secara historis, tapi tetap butuh katalis nyata - dalam hal ini kembalinya likuiditas - untuk memicu pembalikan. Bagi pemegang Bitcoin, pesannya bukan euforia, melainkan pengingat bahwa dasar pasar sering terbentuk pelan-pelan dan menyakitkan, bukan lewat pantulan instan yang enak dilihat.

Dilansir dari CoinDesk.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share