Grayscale menarik pendaftaran exchange-traded fund (ETF) spot untuk Cardano (ADA), Polkadot (DOT), dan Hedera (HBAR) dari ulasan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Penarikan tiga berkas penting ini dilakukan hampir bersamaan. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh akun analis @WatcherGuru di platform X, yang mengumpulkan lebih dari 2.864 likes dan 234 retweets.
Langkah penarikan ini menjadi anomali, mengingat ia terjadi saat industri justru sedang membidik panggung utama.
Antara Iklim Pro-Kripto dan Sinyal Ketidakpastian
Industri kripto belakangan ini diselimuti optimisme tinggi akan datangnya iklim regulasi yang lebih pro-kripto di era pemerintahan Trump. Banyak pihak memproyeksikan bahwa peluncuran ETF untuk berbagai altcoin hanya tinggal menunggu waktu. Grayscale sendiri sudah membuktikan rekam jejak mereka; manajer aset ini sebelumnya berhasil meloloskan ETF untuk Bitcoin dan Ethereum spot ke pasar publik.
Namun, keputusan menarik tiga berkas ETF sekaligus ini menjadi langkah mundur yang signifikan. Hal ini memberi sinyal tentang tebalnya dinding ketidakpastian regulasi yang masih tersisa, atau bisa jadi merupakan indikasi bahwa Grayscale sedang merombak ulang strategi bisnis mereka. Keputusan ini memaksa pasar untuk menahan ekspektasi soal kedatangan dana institusional ke ekosistem altcoin dalam waktu dekat.
Pasar Altcoin Menunggu di Ruang Tunggu
Konteks menarik lain muncul di tengah penarikan pendaftaran ini. Grayscale ternyata juga sedang mempertimbangkan untuk menambahkan TRON (TRX) ke dalam daftar aset yang mereka kelola. Manuver ini memperlihatkan bahwa penyedia produk investasi masih terus meraba dan menyeleksi koin mana yang paling sesuai dengan selera investor institusional maupun rambu kepatuhan.
📌 Baca JugaSolana Tembus Tren Turun 5 Minggu ke $76 - Dua Proposal Ini Siap Bakar Token 10 Kali Lipat
Sementara Grayscale mengatur ulang daftarnya, pasar ETF altcoin pada umumnya masih tertahan dalam zona ketidakpastian. Harapan kini tertuju pada ranah legislatif, di mana RUU CLARITY Act sedang diperjuangkan di Senat untuk memperjelas batas-batas hukum kripto. Sampai aturan main itu terang benderang, pintu masuk ke bursa utama AS tampaknya masih tertutup rapat bagi sebagian besar altcoin.
Membawa altcoin ke panggung institusional butuh lebih dari sekadar sentimen positif. Kegagalan tiga nama besar ini mengudara menegaskan bahwa menembus persetujuan regulator masih menjadi tembok tebal bagi industri. Dilansir dari @WatcherGuru di X.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




