📅 Jumat, 7 Agustus 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Ibu Pendiri Ondo Finance Pecat CEO Demi Kendali Aset $3,5 Miliar - Tapi Sang Bos Menolak Angkat Kaki

Ibu Pendiri Ondo Finance Pecat CEO Demi Kendali Aset $3,5 Miliar - Tapi Sang Bos Menolak Angkat Kaki

📚 Istilah di Artikel Ini:

Puncak pimpinan Ondo Finance sedang dilanda prahara. Kathleen Allman, ibu dari mendiang pendiri Nathan Allman, melayangkan gugatan di Delaware Court of Chancery pada 24 Juli 2026. Tujuannya satu: menyingkirkan Ian De Bode dari kursi CEO pengelola aset tokenisasi senilai $3,5 miliar itu.

De Bode sendiri baru mengambil alih posisi puncak itu beberapa bulan lalu setelah Nathan meninggal dunia. Kematian sang pendiri ternyata menyisakan celah hukum yang kini diperebutkan. Kathleen maju dengan argumen bahwa pengadilan Hawaii telah menunjuknya sebagai wakil sah atas harta warisan putranya. Status itu memberinya hak suara atas saham milik Nathan - modal yang ia anggap cukup untuk merombak total struktur dewan direksi perusahaan.

Manuver Kursi Kosong

Manuver Kathleen bermula dari argumen bahwa setelah kepergian putranya, tidak ada lagi direktur aktif yang tersisa karena kursi kedua dewan memang kosong. Berbekal fakta itu, ia menunjuk dirinya sendiri sebagai direktur tunggal dan langsung memperluas jumlah kursi dewan.

Langkah selanjutnya berjalan cepat. Kathleen menunjuk Tahnee Towill, saudara perempuan Nathan, untuk duduk di dewan. Gordon Liao sempat masuk daftar penunjukan, tapi ia menolak tawaran itu karena alasan yang sama sekali tidak terkait sengketa ini. Puncaknya terjadi pada 24 Juli. Kathleen dan Towill memilih memecat De Bode dari semua jabatan - baik sebagai officer, karyawan, maupun konsultan. Sebagai gantinya, Kathleen langsung menunjuk dirinya sendiri memegang kendali penuh sebagai ketua, CEO, sekretaris, dan bendahara.

Siapa yang Memegang Kendali

Pemecatan sepihak itu bertepuk sebelah tangan. De Bode menolak seluruh narasi pihak keluarga dan menyebut tuduhan mereka tidak berdasar. Ia membalas dengan klaim bahwa dirinya masih mendapat sokongan penuh dari investor penting, stakeholder kunci, dan Ondo Foundation.

Sampai 7 Agustus, perlawanan De Bode masih terlihat jelas. Halaman kepemimpinan resmi Ondo tetap mencantumkan namanya sebagai CEO, seolah tidak ada insiden pemecatan sama sekali.

Tether Bawa Platform Hadron ke Arab Saudi - Tokenisasi Properti Institusional Jadi Target Pertama📌 Baca JugaTether Bawa Platform Hadron ke Arab Saudi - Tokenisasi Properti Institusional Jadi Target Pertama

Ketegangan ini muncul pada saat yang genting. Ondo tengah aktif membangun produk tokenisasi saham, ETF, dan surat utang Amerika Serikat. Mereka bahkan sudah mengajukan permintaan no-action kepada SEC untuk mendapat kerangka kerja tokenisasi sekuritas berbasis Ethereum.

Kini, operasional perusahaan tokenisasi itu harus diuji di meja hijau. Tiga dokumen pengajuan sudah masuk ke pengadilan. Para pihak meminta hakim segera menyelesaikan pertanyaan seputar pemegang kendali sah perusahaan dan mengunci status quo selama peradilan berjalan. Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share