Pasar kripto kehilangan $120 juta dalam 15 menit. Likuidasi posisi long melonjak setelah harga Bitcoin jatuh menembus ke bawah $82.000 pada 13 Oktober 2026, menurut laporan WatcherGuru di X. Tekanan jual ini tidak bermula dari kabar internal industri aset digital, melainkan datang bersamaan dengan kejatuhan bursa saham di Seoul.
Sidecar Aktif di Bursa Seoul
Indeks acuan KOSPI Korea Selatan anjlok lebih dari 6% pada 13 Oktober 2026. Penurunan dipimpin sektor teknologi dan semikonduktor, dengan Samsung Electronics serta SK Hynix mencatat kerugian mendekati atau melebihi 8%. Pelemahan ini melanjutkan tren bursa global setelah Indeks Philadelphia Semiconductor AS turun sekitar 2,7% pada perdagangan Senin.
Derasnya aksi jual memaksa Korea Exchange menerapkan kontrol pasar. Operator bursa mengaktifkan sidecar sisi jual sekitar pukul 09:48 waktu setempat setelah kontrak futures KOSPI 200 turun lebih dari 5%, ambang batas kontrol pasar bursa. Program trading KOSPI ditangguhkan lima menit untuk menahan kecepatan penurunan harga.
Bagaimana Margin Call Saham Menjalar ke Kripto?
Tom Lee dari Fundstrat memperingatkan di X bahwa kejatuhan saham Korea Selatan berpeluang menular ke aset kripto melalui likuidasi margin paksa oleh pialang. Ketika nilai portofolio saham tertekan tajam, investor menghadapi margin call yang mengharuskan mereka segera menambah agunan atau melikuidasi aset lain yang likuid untuk menutup kekurangan modal.
Kondisi utang investor di Korea Selatan memperlebar risiko penularan. Total utang investor di negara itu telah melampaui 60 triliun won pada Mei 2026, dengan saldo pinjaman margin mencapai 38,63 triliun won pada Juni. Lee menyoroti Ethereum sebagai aset yang berisiko terpapar karena tingginya partisipasi investor ritel Korea Selatan di pasar digital. Meski begitu, Lee menilai dampak pada Ethereum merupakan short-term pain atau tekanan jangka pendek, tanpa memberikan target harga tertentu maupun estimasi nominal likuidasi.
Batas Pertahanan di Angka $2.500
Di tengah tekanan jual eksternal, pergerakan harga Ethereum berupaya mencari pijakan. Analis Iko mengamati Ethereum masih mempertahankan level $2.500 pasca penurunan pasar. Area $2.550 kini menjadi level pantau berikutnya untuk melihat kemampuan pembeli menahan limpahan likuidasi dari kepanikan kawasan.
Arus beli institusional di Ethereum sendiri mulai berkurang. BitMine Immersion Technologies baru saja membeli 12.532 ETH, menggenapkan simpanannya menjadi 6.028.946 ETH atau sekitar 4,9% dari pasokan 122,1 juta ETH. Manajemen menyatakan hampir selesai membeli ETH, menandai berakhirnya akumulasi besar yang rutin menyerap pasokan pasar.
๐ Baca JugaTaruhan Leverage $803 Juta Terhapus dalam Sehari - Likuidasi Token SanDisk Lampaui XRP
Bagi investor kripto, korelasi kilat ini menegaskan bahwa risiko likuiditas tidak selalu berasal dari kegagalan protokol on-chain. Ketika pasar saham tertekan dan pialang menuntut setoran margin, aset digital kerap menjadi instrumen pertama yang dijual untuk menutup kerugian di bursa lain.
Dilansir dari @WatcherGuru di X.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




