Hakim Ingham County Circuit Court Michigan Rosemarie Aquilina menandatangani perintah injungsi yang melarang Kalshi menerima taruhan olahraga dari warga Michigan. Jika Kalshi gagal menerapkan sistem geofencing untuk memblokir akses penduduk di wilayah itu, mereka akan dijatuhi denda $500.000 per hari.
“Operasi taruhan olahraga yang menyamar sebagai peluang investasi,” sebut hakim Aquilina dalam putusannya. Injungsi melarang platform menerima deposit maupun membolehkan pembuatan akun baru oleh warga Michigan. Larangan promosi juga ditegakkan ketat; Kalshi tidak boleh beriklan melalui aplikasi, notifikasi push, influencer, maupun afiliasi yang menargetkan pengguna di yurisdiksi tersebut. Produk bursa berkarakteristik taruhan olahraga - termasuk parlay, moneyline, in-game, dan proposition bets - terkena larangan serupa.
Ketentuan injungsi berlaku mengikat hingga putusan akhir kasus ditetapkan oleh pengadilan. Kalshi diberi batas waktu tiga hari kerja untuk mengirim perintah penghentian kepada setiap futures commission merchant yang selama ini menawarkan kontrak olahraga mereka. Sebagai bentuk pengawasan teknis, platform wajib memakai penyedia layanan geolokasi pihak ketiga berlisensi resmi dari Michigan Gaming Control Board.
Mengapa Michigan Menggugat Kalshi?
Gugatan awal diajukan pada Maret 2026 oleh Attorney General Michigan Dana Nessel berdasarkan Michigan’s Lawful Sports Betting Act. Pihak berwenang menuding operasi Kalshi telah melewati batas perlindungan wajib negara bagian dan mengabaikan kedaulatan suku adat lokal.
Batas usia pengguna menjadi titik sengketa tajam. Kalshi membuka layanannya bagi pengguna berusia 18 tahun, sementara aturan judi Michigan mematok syarat usia minimum 21 tahun. Hakim menilai aktivitas platform memotong jalur pendanaan wajib yang seharusnya masuk ke kas negara bagian untuk sekolah, program pencegahan perjudian kompulsif, dan anggaran first responders. Kalshi sempat memindahkan persidangan kasus ke pengadilan federal, namun manuver itu gagal dan kasus dikembalikan ke yurisdiksi pengadilan Ingham County. Untuk menghadapi tuntutan hukum ini, tim pembelaan Kalshi kini diperkuat Neal Katyal, mantan Acting US Solicitor General.
Sengketa Lintas Negara Bagian
Kasus Michigan melengkapi daftar panjang tekanan hukum yang menghantam Kalshi tahun ini. Agustus lalu, seorang hakim Washington menerbitkan perintah yang memaksa Kalshi menghentikan sebagian besar pasar prediksinya di wilayah hukum itu. Putusan pengadilan Washington jatuh hanya selang beberapa hari setelah Commodity Futures Trading Commission (CFTC) menggunakan kewenangan darurat untuk mempertahankan kelangsungan operasi platform.
๐ Baca JugaAustralia Ultimatum Perusahaan Kripto 30 September - Ancaman Denda 10% Omzet Menanti
Konflik antara platform pasar prediksi dan otoritas lokal terus menyeret lebih banyak pihak ke meja hijau. CFTC tercatat melayangkan gugatan terhadap sembilan negara bagian atas isu yurisdiksi yang sama, dimulai dari Illinois, Arizona, Connecticut, Wisconsin, lalu menyusul Minnesota. Rangkaian sengketa hukum memancing reaksi Presiden Trump yang terang-terangan menyebut pejabat negara bagian yang menentang pasar prediksi sebagai “SCUM”.
Dilansir dari Decrypt.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




