Bursa kripto Binance dan Deribit serentak mencabut kunci API yang terhubung ke platform derivatif SignalPlus. Langkah pencegahan ini diambil menyusul insiden peretasan yang menyusup ke jaringan internal SignalPlus pada Rabu dini hari. Kedua bursa memastikan sistem internal mereka aman, namun jalur koneksi luar langsung diputus guna mencegah risiko lanjutan.
Bagaimana Undangan Rapat Palsu Masuk
Serangan bermula dari akun Telegram milik kontak di vendor teknologi pihak ketiga yang disusupi pihak luar. Pelaku memanfaatkan akun itu untuk menyamar dan mengirimkan undangan rapat Microsoft Teams palsu kepada seorang teknisi SignalPlus.
Tautan undangan palsu itu menginfeksi komputer teknisi dengan perangkat lunak perusak (malware). Setelah menanam program jahat, peretas sempat berdiam diri dalam status pasif (dormant) guna memantau situasi. Pelaku baru melancarkan aksinya menyusup ke jaringan internal SignalPlus pada Rabu dini hari.
Kelalaian Tanpa Pembatasan IP
Pihak SignalPlus menyatakan intrusi itu telah dikendalikan dengan total kerugian di bawah $82.000. Manajemen platform berkomitmen menanggung dan mengganti rugi penuh 100% dari kerugian yang dialami para pengguna.
SignalPlus mengakui adanya kelalaian operasional: ketiadaan penerapan pembatasan alamat IP (IP whitelisting) untuk akses kunci API bursa kripto. Akibat ketiadaan proteksi IP ini, koneksi API dapat dieksekusi dari lokasi jaringan mana pun. SignalPlus kini menghentikan sementara seluruh layanannya guna menjalankan audit keamanan menyeluruh.
Pencabutan akses ini berdampak langsung pada para pengguna bursa mitra. Deribit memperingatkan nasabahnya bahwa seluruh aktivitas pemantauan, otomatisasi, dan eksekusi perdagangan opsi melalui SignalPlus terhenti sejak kunci API dicabut.
Catatan 57 Ancaman Siber dan Evaluasi Mitra
Binance dan Deribit menegaskan bahwa server internal masing-masing tidak terdampak oleh insiden di pihak ketiga ini. Pemutusan akses semata-mata ditujukan untuk mengamankan akun pengguna dari potensi penyalahgunaan kunci API.
๐ Baca JugaToken Autentikasi Seluruh Pengguna Chainalysis Bocor - Platform Investigasi Andalan Ditangguhkan
Co-founder Binance Yi He mengimbau seluruh platform yang terintegrasi dengan bursa untuk segera meninjau ulang kontrol keamanan mereka. Dalam keterangannya, Yi He mengungkapkan bahwa sistem pertahanan Binance telah menggagalkan 57 ancaman siber yang berkaitan dengan Korea Utara sepanjang 2026.
Peristiwa ini menjadi pengingat praktis bagi para pemodal kripto: perlindungan saldo di bursa utama tidak cukup jika aplikasi perantara pihak ketiga masih mengabaikan aturan dasar seperti pembatasan IP.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Peretas Korea Utara Dalangi 89% Kerugian Kripto 2026 - Akumulasi Jarahan Capai $13,24 Miliar
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




