๐Ÿ“… Sabtu, 29 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Plafon Utang $25 Juta XAUT di Aave Penuh - Emas Fisik Kini Beralih Jadi Agunan DeFi Sungguhan

Plafon Utang $25 Juta XAUT di Aave Penuh - Emas Fisik Kini Beralih Jadi Agunan DeFi Sungguhan

Peran emas di dunia kripto mulai naik kelas. Tokenisasi emas kini bergerak lebih dalam ke pasar pinjaman kripto, di mana Aave baru saja menyentuh plafon utang XAUT sebesar $25 juta pada akhir Januari. Laporan CoinShares bulan Agustus merekam tren ini: deposito real-world asset (RWA) melonjak tiga kali lipat menjadi $7,4 miliar di tengah tren turunnya aktivitas DeFi. XAUT dan PAXG menyumbang sebagian besar aktivitas spot yang terukur dari lonjakan itu.

Konsentrasi dan Batas Aman di Aave

Pencapaian plafon $25 juta di Aave memiliki satu keunikan. Penilaian Chaos Labs menemukan pasar XAUT di platform ini sangat terkonsentrasi. Satu posisi peminjam menyumbang lebih dari 75% dari total utang yang dijamin oleh XAUT.

Untuk menahan risiko, Aave menetapkan parameter awal yang ketat. Pengguna bisa meminjam aset hingga 70% dari nilai agunan XAUT mereka, dan likuidasi akan dieksekusi jika batas pinjaman menyentuh 75%. XAUT juga ditempatkan dalam isolation mode, sehingga agunan emas ini tidak bisa digunakan untuk menarik pinjaman berupa token lain yang sifatnya volatil.

Pemain Baru Ikut Buka Pintu

Arch Lending ikut menangkap permintaan ini dengan menerima dua token emas terbesar - PAXG terbitan Paxos dan XAUT milik Tether - sebagai agunan pinjaman. Pengguna bisa menjaminkan aset ini dengan loan-to-value (LTV) hingga 75%, dengan Anchorage Digital bertindak sebagai penyimpan token yang diagunkan. Arch juga berkomitmen tidak memutar ulang agunan (rehypothecate) peminjam untuk mendulang pendapatan tambahan di tempat lain.

Setiap token diikat pada jaminan fisik murni. Satu PAXG dijamin oleh satu troy ounce emas London Good Delivery di brankas profesional, sedangkan satu XAUT mewakili satu troy ounce emas di Swiss. Utilitas token ini juga makin luas setelah Tether meluncurkan XAUT di BNB Chain pada bulan Maret lalu untuk memperluas jaringan penyelesaian.

CTO Arch Lending, Himanshu Sahay, melihat pergeseran cara pandang pengguna. “Orang tidak hanya memperlakukan aset ini sebagai cara mendapatkan eksposur harga emas. Mereka semakin melihatnya sebagai sesuatu yang bisa bekerja dalam sistem keuangan kripto yang lebih luas,” paparnya. Ia juga membantah asumsi kompetisi dengan aset kripto murni. “Saya tidak pikir tokenized gold menggantikan Bitcoin sebagai agunan. Saya pikir itu memperluas kisaran aset yang bisa mendukung likuiditas kripto-native.”

HyENA Cetak Volume $4 Miliar Bersama 12.000 Trader - Tapi Tutup Usia Saat USDC Menguasai Jaringan๐Ÿ“Œ Baca JugaHyENA Cetak Volume $4 Miliar Bersama 12.000 Trader - Tapi Tutup Usia Saat USDC Menguasai Jaringan

Jangkar Baru Likuiditas Kripto

Bagi sektor DeFi, masuknya emas tokenisasi menawarkan bantalan aset yang lebih stabil dibandingkan koin murni kripto. Ini membuktikan bahwa pembawa modal tidak sekadar memarkir aset tradisional mereka di blockchain, tapi mulai aktif mempekerjakannya untuk memutar ekonomi desentralisasi.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?

Baca juga: Aktivitas Kripto $457 Miliar Masuk Radar Pajak 2025 - Ironisnya Aturan Global Baru Cuma Sanggup Tangkap 14%


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share