📅 Jumat, 24 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Saham Teknologi AS Lenyapkan Valuasi $797 Miliar dalam Sehari - Tapi Bitcoin Memilih Berdiam Diri di $65.000

Saham Teknologi AS Lenyapkan Valuasi $797 Miliar dalam Sehari - Tapi Bitcoin Memilih Berdiam Diri di $65.000

📚 Istilah di Artikel Ini:

Kelompok saham teknologi Amerika Serikat kehilangan nilai pasar $797 miliar hanya dalam satu hari perdagangan. Anjloknya harga ini menandai hari terburuk bagi kelompok penyumbang kapitalisasi terbesar, Magnificent Seven, sejak April 2025. Namun di tengah aksi jual saham ini, Bitcoin meresponsnya dengan berdiam diri dan bertahan di kisaran $65.000 pada sesi perdagangan pagi Asia 24 Juli 2026.

Kejatuhan saham megacap AS menembus 4,8%, sebuah tekanan yang menyeret turun indeks S&P 500 sebesar 1,2% dan Nasdaq 100 sebesar 1,9%. Magnificent Seven kini berada 11% di bawah rekor tertinggi mereka pada akhir Mei lalu, menghapus total valuasi hingga $2 triliun di bursa.

Tagihan Ratusan Miliar Dolar

Penurunan tajam ini bermula dari kekhawatiran pelaku pasar bahwa perusahaan Big Tech mulai mencurahkan ratusan miliar dolar ke infrastruktur kecerdasan buatan (AI) jauh lebih cepat dari hasil yang bisa dijustifikasi saat ini. Alphabet menjadi salah satu pemicu kekhawatiran setelah mengumumkan kenaikan belanja modal (capex) hingga angka $205 miliar untuk tahun ini saja.

Sentimen pasar makin keruh menyusul deretan laporan keuangan perusahaan teknologi lain. Elon Musk menyebut 2026 sebagai tahun belanja modal besar-besaran untuk infrastruktur, sementara Tesla baru saja melaporkan angka laba yang turun jauh di bawah ekspektasi pasar.

Putusnya Ikatan Harga

Sepanjang bulan Juli, pergerakan harga Bitcoin mengekor erat laju saham perusahaan pembuat chip. Harga naik saat saham AI menguat, dan seketika turun saat sektor itu goyah. Pola pergerakan ini sempat menjadikan aset kripto utama ini sebagai proksi bagi siklus modal AI di mata para pedagang institusional.

Kejadian hari ini adalah yang pertama kalinya dalam sebulan penuh perdagangan aset AI ambruk, tetapi harga Bitcoin memilih tidak ikut jatuh. Fakta ini memunculkan pertanyaan di kalangan analis pasar tentang peluang terjadinya awal dekoupling antara aset kripto dan saham teknologi tradisional.

Di luar urusan saham teknologi, faktor makroekonomi sempat membebani pasar kripto. Bitcoin sempat tertekan ke bawah batas $65.000 pada sesi sebelumnya karena berlakunya tarif impor Trump sebesar 10-12,5% terhadap 60 negara mitra dagang yang dimulai pada Jumat dini hari. Di tengah gejolak pergerakan harga ini, Binance justru mempertahankan dominasinya dengan pangsa pasar 55% untuk dana pengguna dan 24% di pasar spot. Bursa kripto ini juga mencatat arus dana masuk bersih pada awal Juli, tepat pada saat platform pesaing mencatat arus keluar.

Grayscale Sebut Siklus 4 Tahunan Bitcoin Batal - Titik Dasar Sudah Terlewati?📌 Baca JugaGrayscale Sebut Siklus 4 Tahunan Bitcoin Batal - Titik Dasar Sudah Terlewati?

Risiko Terselubung Penambang

Meski harga Bitcoin di pasar spot tidak ikut terseret aksi jual saham AI hari ini, efek perlambatan belanja modal teknologi menuntut perhatian bagi sektor pendukungnya. Belakangan ini, banyak perusahaan penambang Bitcoin mengambil langkah restrukturisasi dan mengubah fasilitas mereka menjadi operator data center AI demi mencari sumber pendapatan baru.

Jika arus modal ke infrastruktur kecerdasan buatan benar-benar melambat dan pendapatan tidak terbayar lunas, krisisnya tidak akan langsung memukul harga koin hari ini. Dampak sebenarnya baru akan merembes ke laporan keuangan para penambang di masa depan.

Dilansir dari CoinDesk.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share