📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Saldo Bitcoin Pengguna Binance Nambah 7.715 BTC dalam Sebulan - Kenapa Ethereum dan USDT Justru Kabur?

Saldo Bitcoin Pengguna Binance Nambah 7.715 BTC dalam Sebulan - Kenapa Ethereum dan USDT Justru Kabur?

📚 Istilah di Artikel Ini:

Ada sinyal menarik dari laporan cadangan terbaru bursa kripto terbesar dunia. Dalam proof-of-reserves ke-44, Binance mencatat saldo Bitcoin milik pelanggan naik 1,22% menjadi sekitar 640.000 BTC - bertambah 7.715 BTC dibanding bulan sebelumnya. Tapi di saat yang sama, dua aset besar lain justru bergerak ke arah berlawanan.

Laporan itu membandingkan snapshot saldo pelanggan pada 1 Juli 2026 dengan snapshot 1 Juni 2026. Sementara Bitcoin naik, saldo Ethereum pelanggan turun 1,41% menjadi sekitar 4,08 juta ETH (berkurang 58.591 ETH), dan saldo Tether (USDT) turun 1,51% menjadi sekitar 33,7 miliar USDT (menyusut sekitar 510 juta USDT).

Bitcoin Naik, Ethereum Berbalik Arah

Kenaikan BTC ini melanjutkan tren yang sudah terlihat sebulan sebelumnya. Pada laporan ke-43, pengguna Binance sempat menambah 25.838 BTC (naik 4,26%) menjadi sekitar 630.000 BTC selama Mei. Artinya, meski tambahan bulan ini lebih kecil, arah trennya tetap konsisten menanjak.

Ethereum menyajikan cerita berbeda. Pada laporan Mei, saldo ETH pengguna sempat melonjak tajam 10,17% menjadi sekitar 4,14 juta ETH - tapi snapshot Juli menunjukkan pembalikan dengan penurunan 58.591 ETH. USDT pun turun untuk laporan bulanan kedua berturut-turut, setelah snapshot 1 Juni mencatat sekitar 34,3 miliar USDT usai berkurang sekitar 460 juta token pada Mei.

Apa Artinya Angka-angka Ini?

Penting dicatat: laporan tidak menjelaskan penyebab pasti perubahan saldo. Pergerakan itu bisa berasal dari pembelian, deposit baru, transfer antar-layanan Binance, atau perpindahan dari aset lain. Data ini hanya snapshot saldo di satu titik waktu, bukan rekaman aktivitas individual pengguna. Menariknya, pola serupa - saldo BTC naik sekaligus USDT turun - juga muncul di bursa besar lain seperti Bybit dan OKX pada laporan cadangan terbaru masing-masing, meski penyebabnya sama-sama tak diungkap.

Raksasa Jepang SBI Diam-diam Kuasai Bursa Kripto Singapura - Ini Peta 'Kerajaan Aset Digital' yang Sedang Dibangunnya📌 Baca JugaRaksasa Jepang SBI Diam-diam Kuasai Bursa Kripto Singapura - Ini Peta ‘Kerajaan Aset Digital’ yang Sedang Dibangunnya

Binance mengklaim menyimpan aset pelanggan dengan basis 1:1 plus cadangan tambahan, menggunakan Merkle Tree dan bukti zero-knowledge agar pelanggan bisa memverifikasi sendiri apakah saldo akun mereka termasuk dalam total liabilitas yang dilaporkan. Laporan ini juga muncul setelah bulan yang panas untuk derivatif - volume futures Binance menembus sekitar $1,63 triliun sepanjang Juni, rekor bulanan tertinggi 2026 menurut data CryptoQuant - dan bertepatan dengan berakhirnya masa transisi regulasi MiCA Uni Eropa pada 1 Juli.

Snapshot bulanan seperti ini memang tak bisa langsung dibaca sebagai ramalan harga. Tapi ketika pola yang sama - pemegang menumpuk Bitcoin sambil melepas stablecoin - berulang di beberapa bursa raksasa sekaligus, ada baiknya investor memperhatikannya sebagai salah satu petunjuk ke mana arah selera pasar sedang bergerak.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share