๐Ÿ“… Rabu, 28 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Machi Big Brother Jual 60 Lebih NFT Demi Modal Leverage - Telan Rugi Lampaui 1.000 ETH

Machi Big Brother Jual 60 Lebih NFT Demi Modal Leverage - Telan Rugi Lampaui 1.000 ETH

Kolektor kripto kawakan Jeffrey Huang, yang dikenal lewat akun @machibigbrother di media sosial, menjual lebih dari 60 non-fungible token (NFT) koleksinya dalam kurun enam bulan terakhir. Data pelacakan on-chain dari Lookonchain (@lookonchain di X) mengungkap bahwa pelepasan aset ini berkaitan langsung dengan aktivitasnya di pasar derivatif. Jeffrey mengalihkan dana dari penjualan puluhan koleksi digital itu untuk menyuntikkan modal tambahan ke transaksi kontrak berjangka dengan leverage tinggi (high-leverage perpetual trades).

Langkah spekulasi itu berakhir dengan kerugian nyata (realized loss) yang melampaui 1.000 ETH. Berdasarkan nilai pasar kripto saat transaksi berlangsung, angka kerugian itu setara sekitar $2,35 juta atau menembus lebih dari Rp37 miliar.

Menjual Koleksi Demi Menutup Posisi Margin

Kapitulasi di kalangan kolektor kakap kini terlihat nyata di ekosistem Web3. Jeffrey, salah satu whale paling berpengaruh di sektor ini, terpaksa mengorbankan aset seni dan koleksi digital yang dikumpulkan selama ini demi mempertahankan posisi perdagangan di pasar derivatif agar tidak terlikuidasi.

Transaksi kontrak berjangka dengan leverage tinggi melipatgandakan eksposur modal menggunakan pinjaman. Skema ini mewajibkan pelaku pasar untuk terus mempertahankan batas saldo jaminan ketika grafik harga bergerak melawan arah perkiraan. Untuk memenuhi kebutuhan margin dan menjaga posisinya tetap aktif, Jeffrey memilih melepas lebih dari 60 NFT miliknya dalam rentang waktu setengah tahun.

Saldo Akun Derivatif Sempat Menyusut ke $5.000

Tekanan finansial yang dialami Jeffrey Huang memperpanjang catatan kerugian portofolio perdagangannya. Beberapa hari sebelum aksi jual ini diungkap Lookonchain, saldo margin pada akun derivatif Machi sempat anjlok drastis dan hanya menyisakan $5.000 di tengah penurunan harga pasar kripto.

Sisa saldo jaminan yang hanya $5.000 itu memperlihatkan tipisnya batas aman akunnya sebelum terpaksa mencari modal tambahan. Ketika pasar kripto terus melemah, suntikan likuiditas dari penjualan puluhan karya digital tidak mampu menyelamatkan transaksi kontrak berjangka itu dari jurang kerugian jutaan dolar.

Bagi pelaku pasar kripto, peristiwa yang dialami Machi Big Brother menjadi pengingat nyata mengenai risiko perdagangan dengan pengungkit pinjaman tinggi. Kepemilikan aset bernilai puluhan miliar rupiah sekalipun bisa menyusut cepat ketika dipaksa menopang posisi spekulasi yang berlawanan dengan arah pergerakan pasar.

Bitcoin Rebut Puncak Penjualan NFT dari Ethereum - 80% Volumenya Datang dari Tiga Transaksi๐Ÿ“Œ Baca JugaBitcoin Rebut Puncak Penjualan NFT dari Ethereum - 80% Volumenya Datang dari Tiga Transaksi

Dilansir dari @lookonchain di X.

Baca juga: Apa Itu NFT dan Cara Kerjanya?

Baca juga: Lapak NFT Utama Berguguran di 2026 - Nifty Gateway Tutup Total hingga Magic Eden Pangkas Jaringan


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share